Hesti.id – 26 Juni 2026 | Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus menjalankan program bantuan sosial (bansos) pada tahun 2026. Bagi masyarakat yang ingin cek bansos, baik untuk mendaftar maupun memastikan status penerima bantuan, berikut adalah panduan lengkap yang dapat diikuti.
Program bantuan sosial yang diimplementasikan meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT). Bagi masyarakat yang memenuhi syarat kemiskinan namun belum terdaftar, pemerintah memberikan kemudahan untuk mendaftar secara mandiri, baik melalui aplikasi maupun secara langsung di kantor desa.
Syarat Penerima Bansos 2026
Sebelum mendaftar, pastikan Anda memenuhi syarat berikut:
Baca juga:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Termasuk dalam kategori keluarga miskin atau rentan miskin.
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI atau Polri.
- Bukan pensiunan yang menerima gaji bulanan dari negara.
- Tidak memiliki penghasilan di atas Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kota (UMK) yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.
Cara Mendaftar Bansos
Pengajuan bansos bisa dilakukan dengan dua cara:
1. Pendaftaran Secara Online
- Unduh aplikasi ‘Cek Bansos’ dari PlayStore atau AppStore.
- Buat akun dengan memasukkan data sesuai Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), nomor telepon, username, dan password.
- Unggah foto KTP dan swafoto memegang KTP.
- Masuk ke akun yang sudah terverifikasi dan pilih menu ‘Daftar Usulan’.
- Lengkapi data yang diminta dan pilih jenis bantuan yang diinginkan, seperti PKH atau BPNT.
- Kirimkan pengajuan dan tunggu proses verifikasi oleh Dinas Sosial setempat.
2. Pendaftaran Secara Offline
- Kunjungi kantor desa atau kelurahan sesuai alamat tempat tinggal.
- Siapkan dokumen pendukung, seperti KTP dan KK.
- Ajukan permohonan sebagai calon penerima bansos.
- Permohonan akan dibahas dalam musyawarah desa atau kelurahan sebelum diteruskan ke dinas sosial untuk verifikasi lebih lanjut.
Cara Cek Status Bansos
Untuk mengetahui apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, Anda dapat melakukan cek bansos melalui situs resmi Kemensos:
- Buka situs resmi cek bansos Kemensos.
- Masukkan data yang diminta sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul untuk verifikasi.
Melalui sistem yang lebih ketat, Kemensos menggunakan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan akurasi penyaluran bantuan. Masyarakat kini dibagi dalam kluster desil untuk mengidentifikasi tingkat kesejahteraan, di mana desil 1 hingga 4 menjadi prioritas utama untuk mendapatkan bantuan. Ini bertujuan untuk meminimalisir kesalahan dalam penyaluran bantuan sosial.
Waspadai Hoaks
Di tengah proses pendaftaran dan pengecekan, masyarakat juga diimbau untuk waspada terhadap informasi palsu atau hoaks. Salah satu hoaks yang beredar adalah tautan pendaftaran bantuan PKH senilai Rp1,7 juta yang tidak resmi. Kemensos menegaskan bahwa pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui aplikasi resmi atau melalui pendataan di kelurahan.
Dengan mengikuti panduan ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mudah dalam cek bansos dan memastikan bahwa bantuan yang diperlukan dapat diterima dengan tepat.











