Hesti.id – 17 Juni 2026 | Diusir ke Meksiko hingga minim staf, Iran jadi tim paling tertindas di Piala Dunia 2026. Tim nasional sepak bola Iran mengalami berbagai kendala selama menjalani Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Bergabung di Grup G, seluruh pertandingan fase grup dimainkan di Amerika Serikat. Namun, skuad Team Melli (sebutan Iran) tidak diperbolehkan menetap di negara tersebut karena kedua negara terlibat perang. Alhasil, timnas harus menggunakan home base di Meksiko. Tepatnya di Tijuana.
Mehdi Taremi dkk harus bolak-balik dari Tijuana ke Inglewood, California, dan Seattle, AS, setiap kali bertanding. Kondisi itu membuat Iran merasa dirugikan. Setelah bermain imbang 2-2 melawan Selandia Baru di Los Angeles, para pemain dan ofisial bahkan diwajibkan segera meninggalkan Amerika Serikat begitu pertandingan berakhir. Seperti diusir.
Pejabat tim Iran, Abolfazl Pasandideh, menjelaskan bahwa delegasi mereka hanya mendapat izin masuk ke AS pada hari pertandingan. Setelah laga selesai, mereka harus langsung kembali ke Meksiko pada hari yang sama. Situasi tersebut membuat pelatih Amir Ghalenoei frustrasi. Menurutnya, jadwal perjalanan yang padat dan aturan yang ketat membuat tim kehilangan waktu penting untuk beristirahat serta memulihkan kondisi fisik setelah bertanding.
Baca juga:
Diusir ke Meksiko hingga minim staf, Iran jadi tim paling tertindas di Piala Dunia 2026. Pelatih Amir Ghalenoei bahkan melakukan protes langsung ke Presiden FIFA Gianni Infantino dengan mengatakan jika timnya paling tertindas di Piala Dunia 2026. "Saya pikir mungkin tim kami adalah tim yang paling tertindas di seluruh Piala Dunia," kata Ghalenoei.
Bukan tanpa sebab jika skuad Iran tampak emosional di Piala Dunia 2026. Selain pengusiran dari AS, beberapa staf mereka juga dilarang masuk dengan alasan visa. Faktor ketegangan politik yang melibatkan Amerika Serikat dan Iran juga merembet ke ranah lain, termasuk partisipasi Iran di Piala Dunia 2026 yang dikhawatirkan sejak awal.
Diusir ke Meksiko hingga minim staf, Iran jadi tim paling tertindas di Piala Dunia 2026. Hanya beberapa pekan sebelum kick off Piala Dunia 2026, timnas Iran menerima kabar kurang menyenangkan. Markas mereka di Arizona, AS harus dipindah. Situasi Iran berakar pada konflik militer yang masih aktif. Sejak meletusnya serangan yang melibatkan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari 2026, nasib keikutsertaan Team Melli sempat menggantung.
Diusir ke Meksiko hingga minim staf, Iran jadi tim paling tertindas di Piala Dunia 2026. Kondisi ini membuat timnas Iran harus beradaptasi dengan situasi yang tidak biasa. Mereka harus terbang dari Tijuana, Meksiko, bertanding, lalu segera pulang pada hari yang sama. Pelatih Amir Ghalenoei bahkan mengaku timnya nyaris “diusir” seusai laga, diminta lekas meninggalkan AS tanpa jeda istirahat memadai.
Kesimpulan, Diusir ke Meksiko hingga minim staf, Iran jadi tim paling tertindas di Piala Dunia 2026. Tim nasional sepak bola Iran menghadapi berbagai tantangan selama Piala Dunia 2026. Mereka harus bolak-balik dari Meksiko ke AS untuk bertanding, dan beberapa staf mereka dilarang masuk dengan alasan visa. Pelatih Amir Ghalenoei melakukan protes langsung ke Presiden FIFA Gianni Infantino dengan mengatakan jika timnya paling tertindas di Piala Dunia 2026.











