26/06/2026

Polres Lubuk Linggau Gelar Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Muharram 1448 H

Penulis

Mayhew Judas Manuia

Polres Lubuk Linggau Gelar Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Muharram 1448 H
Polres Lubuk Linggau Gelar Santunan untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Muharram 1448 H

Hesti.id – 26 Juni 2026 | LUBUK LINGGAU – Polres Lubuk Linggau Santuni Anak Yatim dan Dhuafa di Momentum Muharram 1448 H dengan sebuah acara santunan yang penuh khidmat. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Al-Fatih pada Kamis malam, 25 Juni 2026, di lokasi yayasan yang terletak di Jalan Kalur RT 10, Kelurahan Marga Rahayu, Kecamatan Lubuk Linggau Selatan II.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk Ketua Yayasan Pondok Al-Fatih, Kyai Anisul Fuad, S.Ag, serta jajaran Polres Lubuk Linggau, yang dipimpin oleh Kapolres AKBP Adithia Bagus Arjunadi. Selain itu, juga hadir Kapolsek Lubuk Linggau Selatan I, Iptu Dedi Ardiyanto, Kasat Samapta AKP Subardi, dan Kasat Binmas AKP Nyoman Sutrisno. Kehadiran Camat Lubuk Linggau Selatan II, Widiya Wulan Dari, dan Lurah Marga Rahayu, Sudarso, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat menambah semarak acara yang dihadiri sekitar 50 undangan.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan syiar Islam dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial terhadap anak-anak yatim dan masyarakat kurang mampu di bulan Muharram yang dikenal dengan keberkahannya. Selain doa bersama, acara tersebut juga diisi dengan penyerahan santunan bagi anak-anak yatim dan masyarakat dhuafa yang membutuhkan.

Kyai Anisul Fuad mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dukungan dari Polres Lubuk Linggau dan pemerintah setempat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah, dan kepolisian dalam membangun mental, spiritual, serta kesejahteraan sosial masyarakat, terutama bagi anak-anak yatim yang merupakan generasi masa depan.

Acara puncak diwarnai dengan penyerahan santunan yang dilakukan oleh Kapolres Lubuk Linggau, Ketua Yayasan, dan unsur Forkopimcam kepada 50 penerima manfaat, yang terdiri dari 40 anak yatim dan piatu serta 10 warga dhuafa yang tinggal di sekitar Pondok Al-Fatih.

Dalam sambutannya, Kapolres Lubuk Linggau, AKBP Adithia Bagus Arjunadi, menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan keagamaan seperti ini merupakan bagian dari komitmen untuk mendekatkan diri kepada masyarakat. “Bulan Muharram mengandung pesan kepedulian sosial yang kuat. Dengan doa bersama anak-anak yatim, kami berharap Kota Lubuk Linggau selalu dalam keadaan aman, tertib, dan damai. Santunan ini meskipun tidak seberapa, adalah bentuk kepedulian kami agar mereka tetap semangat dalam meraih cita-cita,” ujar Kapolres dengan penuh harapan.

Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman dan tertib, menciptakan suasana hangat serta haru, terutama saat penyerahan santunan dilakukan. Kegiatan ditutup dengan ramah tamah, serta sesi foto bersama antara jajaran kepolisian, pemerintah, pengurus yayasan, dan anak-anak yatim binaan Pondok Al-Fatih. Acara ini diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli dan terlibat dalam kegiatan sosial, terutama di bulan yang penuh berkah ini.

Related Post

Tinggalkan komentar