27/06/2026

Ratusan Massa Aliansi Wonosobo Desak Perbaikan Infrastruktur dan MBG

Penulis

Kim Cuc Krissa Kim Cuc

Ratusan Massa Aliansi Wonosobo Desak Perbaikan Infrastruktur dan MBG
Ratusan Massa Aliansi Wonosobo Desak Perbaikan Infrastruktur dan MBG

Hesti.id – 27 Juni 2026 | Ratusan massa Aliansi Wonosobo melawan geruduk kantor bupati, soroti MBG hingga infrastruktur rusak. Aksi ini berlangsung pada Jumat (26/6/2026) di depan Kantor Bupati Wonosobo, Jawa Tengah. Massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, ojek online, dan organisasi kemasyarakatan, berkumpul untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait sejumlah isu penting yang mempengaruhi kehidupan masyarakat.

Koordinator aksi, Ahmad Nur Soleh, menjelaskan bahwa tujuan dari demonstrasi ini adalah untuk menuntut percepatan perbaikan jalan kabupaten yang rusak, serta menyoroti beberapa proyek pemerintah pusat yang dianggap tidak transparan, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan rencana pembangunan batalyon pertanian di Kepil, Wonosobo.

Dengan pengeras suara, massa menyampaikan orasi dan membentangkan berbagai spanduk yang berisi tuntutan mereka. Beberapa perwakilan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, termasuk Sekretaris Daerah One Andang Wardoyo, menemui para pendemo untuk mendengarkan aspirasi mereka. Aksi ini berlangsung damai, meski sempat menarik perhatian masyarakat sekitar.

Dalam orasinya, Ahmad mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap lambatnya penanganan infrastruktur, yang berdampak pada mobilitas dan perekonomian daerah. Dia juga menyebutkan bahwa transparansi anggaran daerah perlu ditingkatkan agar masyarakat dapat mengetahui penggunaan anggaran secara jelas.

Selain itu, aksi ini juga mengingatkan pemerintah tentang pentingnya program MBG yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Wonosobo, terutama dalam menghadapi masalah gizi buruk di kalangan anak-anak. Dengan adanya protes ini, Aliansi Wonosobo berharap agar kebijakan pemerintah lebih berpihak kepada rakyat dan memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat.

Seiring aksi demonstrasi di Wonosobo, suasana haru juga menyelimuti Pendopo Bupati Wonosobo saat rombongan jemaah haji Kloter 21 tiba. Mereka disambut oleh keluarga setelah menunaikan ibadah haji, meskipun dalam kesempatan itu juga dilaporkan ada tiga jemaah yang wafat di Tanah Suci. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ada masalah yang dihadapi, masyarakat tetap saling mendukung dan berbagi kebahagiaan dalam momen-momen penting.

Ratusan massa Aliansi Wonosobo melawan geruduk kantor bupati, soroti MBG hingga infrastruktur rusak ini menggambarkan semangat masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah mereka. Dengan menyuarakan aspirasi, mereka berharap pemerintah dapat lebih responsif terhadap isu-isu yang dihadapi oleh masyarakat. Aksi ini menjadi salah satu bentuk demokrasi yang sehat, di mana suara rakyat didengar dan diperhatikan.

Related Post

Tinggalkan komentar