30 Juni 2026

Mahasiswa PBA Gelar Projek Kebangsaan untuk Cinta Tanah Air

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Mahasiswa PBA Gelar Projek Kebangsaan untuk Cinta Tanah Air
Mahasiswa PBA Gelar Projek Kebangsaan untuk Cinta Tanah Air

Hesti.id – 28 Juni 2026 | MALANG – Tumbuhkan Cinta Tanah Air Lewat Nada dan Warna Mahasiswa PBA Sukses Gelar Projek Kebangsaan di TPQ PPAI AL HUDA. Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan pada anak-anak, dua mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Universitas Islam Malang, Nikita Kalingga Darrojatun Hikmah dan Elsarita Salsadila Mauludina, melaksanakan sebuah projek kebangsaan yang kreatif dan menyenangkan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, di PPAI Al Huda yang berlokasi di Jalan Pipit No. 67 RT. 06 RW. 02 Kedawung, Ngijo, Karangploso, Kabupaten Malang.

Projek ini dirancang dengan tujuan untuk mengimplementasikan nilai-nilai dari 4 Konsensus Dasar Bangsa, yaitu Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika melalui pendekatan yang akrab dengan dunia anak-anak. Rangkaian kegiatan mencakup menyanyikan lagu nasional, pengenalan simbol negara, dan projek kreativitas bertema kebangsaan berupa mewarnai Lambang Garuda Pancasila. Dengan cara ini, kedua mahasiswa berusaha menjembatani konsep kenegaraan yang terkesan berat menjadi lebih mudah dipahami oleh anak-anak.

Awalnya, kedua mahasiswa hanya merencanakan untuk mengajar di satu kelas, namun Kepala TPQ PPAI Al Huda, Bapak Moch Ma’ruf, memberikan kepercayaan kepada mereka untuk memperluas program ke dua kelas sekaligus. Nikita memimpin pembelajaran di kelas 5, sedangkan Elsa mengampu kelas Pra PTPT (Pra Pasca Taman Pendidikan Al-Qur’an). Pembagian tugas ini bertujuan agar lebih banyak santri dapat merasakan manfaat dari kegiatan tersebut.

Sejak menit pertama, suasana di kelas terasa hidup. Anak-anak menunjukkan respons yang luar biasa dengan penuh antusiasme. Kegiatan dimulai dengan ice breaking, di mana mahasiswa mengajak santri untuk berdiri dan menyanyikan lagu “Indonesia Raya” bersama-sama. Suara merdu anak-anak yang menyanyikan lagu kebangsaan tidak hanya membangkitkan fokus mereka, tetapi juga menumbuhkan rasa nasionalisme yang kuat.

Setelah itu, sesi pengenalan simbol negara dimulai. Menggunakan media visual, Nikita dan Elsa memperkenalkan makna filosofis di balik lambang Burung Garuda Pancasila. Mereka menjelaskan satu per satu simbol yang ada di perisai dada Garuda, termasuk bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas, lengkap dengan bunyi kelima silanya. Penjelasan yang interaktif ini mengedukasi anak-anak tentang nilai religius, keselarasan, dan keadilan yang terkandung dalam Pancasila.

Puncak keseruan acara terjadi saat sesi kreativitas bertema kebangsaan, yaitu aktivitas mewarnai lambang negara. Anak-anak terlihat sangat antusias saat memegang krayon dan pensil warna, mencurahkan kreativitas mereka di atas kertas. Aktivitas ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga menyisipkan nilai gotong royong dan toleransi, di mana anak-anak diajarkan untuk saling berbagi alat warna dan menghargai karya teman-teman mereka.

Dengan rangkaian kegiatan yang terpadu ini, nilai-nilai kewarganegaraan berhasil disampaikan dengan cara yang menyenangkan, tanpa membuat anak-anak merasa diajari. Kreativitas seni mewarnai terbukti menjadi media yang efektif untuk membantu mereka mengingat lambang negara. Kesuksesan program ini juga tidak terlepas dari dukungan penuh pihak lembaga yang menerima inovasi pembelajaran dengan hangat.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama, di mana anak-anak tersenyum lebar sambil memamerkan hasil mewarnai Burung Garuda mereka. Harapan besar dari projek sederhana ini adalah agar benih-benih cinta tanah air, toleransi, dan semangat persatuan yang ditanamkan di TPQ PPAI Al Huda dapat tumbuh kuat dalam diri mereka hingga dewasa, menjadikan mereka generasi penerus bangsa yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.

Related Post

Tinggalkan komentar