Hesti.id – 30 Juni 2026 | Medan, STRATEGINEWS.id — Pemkot didesak perhatikan Lapangan Merdeka DPRD Medan Jangan berlarut-larut, mengingat proses revitalisasi lapangan yang menjadi titik nol Kota Medan ini belum juga rampung. Wakil Ketua DPRD Medan, Rajudin Sagala, dalam wawancaranya pada Jumat (19/6/2026) menekankan pentingnya percepatan penyelesaian proyek ini agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat.
Rajudin menyampaikan, revitalisasi yang seharusnya selesai pada Februari 2026 kini telah molor hingga bulan Juni, menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat. “Kami berharap semua pihak yang terlibat harus segera menindaklanjuti agar jangan berlarut-larut,” ungkapnya, menambahkan bahwa perhatian dari semua elemen sangat dibutuhkan saat ini.
Salah satu warga, Vrisca (36), juga mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi Lapangan Merdeka. Ia mengatakan, meskipun ada sebagian area yang dapat digunakan, banyak fasilitas yang masih ditutup dan tidak terlihat adanya aktivitas pengerjaan.
Baca juga:
“Yang bisa dipakai cuma bagian luarnya saja. Itu pun masih banyak debu. Fasilitas masih banyak yang ditutup tapi tidak terlihat ada pengerjaan. Bahkan mau ke toilet pun bingung,” ujarnya. Vrisca juga mencatat bahwa para pengunjung sering kali terpaksa menggunakan trotoar untuk berolahraga karena jogging track di dalam belum dibuka.
Ema, seorang warga lainnya, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap fasilitas yang tak kunjung rampung. “Kalau saya lihat yang gedung bawah tanah itu jadi kayak mangkrak. Enggak ada pengerjaan tapi masih ditutup, gak boleh masuk. Kami khawatir malah tambah rusak materialnya, terus ngabisin anggaran lagi,” katanya.
Revitalisasi Lapangan Merdeka, yang diproyeksikan menelan anggaran sebesar Rp 497 miliar dengan skema multiyears dari tahun 2022 hingga 2024, seharusnya sudah rampung sejak tahun lalu. Target awal untuk penyelesaian proyek ini adalah pada 10 Februari 2026. Namun, banjir besar yang melanda Kota Medan menjadi salah satu faktor yang menyebabkan molornya proyek ini.
Dalam anggaran 2025, Pemkot Medan juga telah mengalokasikan sebesar Rp 78,5 miliar untuk sarana dan prasarana pendukung bagi lapangan tersebut. Dengan situasi saat ini, semua pihak berharap Pemkot dapat segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan kelancaran revitalisasi ini.
Dengan adanya desakan dari DPRD Medan untuk Pemkot didesak perhatikan Lapangan Merdeka DPRD Medan Jangan berlarut-larut, diharapkan proyek ini dapat segera dilanjutkan dan diselesaikan. Masyarakat sangat menantikan revitalisasi ini, bukan hanya untuk fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai ruang publik yang dapat mempererat hubungan sosial antar warga Kota Medan.











