27/06/2026

Langkah Strategis Dasco: Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8%

Langkah Strategis Dasco: Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8%
Langkah Strategis Dasco: Potongan Komisi Ojol Turun Jadi 8%

Hesti.id – 27 Juni 2026 | Jakarta – Dalam sebuah langkah yang sangat diapresiasi, Ketua Umum Logis 08, Anshar Ilo, memberikan pujian kepada Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang telah berhasil memfasilitasi pertemuan antara pimpinan DPR RI dengan manajemen GoTo dan Grab. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan penting, yaitu penurunan potongan komisi layanan ojek online (ojol) roda dua menjadi 8 persen. Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi jutaan mitra pengemudi ojol di Indonesia.

Anshar Ilo menekankan bahwa kebijakan ini akan mulai berlaku efektif pada 1 Juli 2026, dan merupakan langkah nyata yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap para pengemudi ojol yang selama ini mengharapkan adanya pengurangan beban potongan dari aplikasi. “Langkah yang dilakukan Bang Sufmi Dasco Ahmad patut diapresiasi. Beliau mampu menjembatani aspirasi para pengemudi ojol dengan pihak aplikator sehingga lahir kesepakatan yang memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan para mitra pengemudi,” ungkapnya pada Jumat, 26 Juni 2026.

Mantan Wakil Ketua Umum DPP KNPI ini menganggap kebijakan penurunan potongan komisi ini sejalan dengan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan terhadap pekerja di sektor transportasi berbasis digital. Anshar menjelaskan bahwa implementasi Peraturan Presiden Nomor 27 Tahun 2026 menjadi bukti konkret bahwa pemerintah tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi digital, tetapi juga memastikan adanya keadilan bagi para pelaku yang berada di lapangan.

“Ini merupakan implementasi nyata dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar ekonomi digital tetap tumbuh dengan memperhatikan kesejahteraan mitra pengemudi. Pemerintah, DPR, dan perusahaan aplikasi berhasil membangun solusi yang saling menguntungkan,” tambahnya. Dia berharap bahwa kebijakan ini dapat meningkatkan pendapatan bersih para pengemudi ojol, sehingga berdampak positif terhadap kesejahteraan keluarga mereka.

Anshar juga mengajak seluruh mitra pengemudi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem transportasi online yang semakin sehat dan berkeadilan. “Kami berharap kebijakan ini menjadi awal dari penguatan kemitraan yang lebih adil antara aplikator dan para pengemudi. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di sektor transportasi online dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah,” tutup eks Aktivis HMI ini.

Related Post

Tinggalkan komentar