27/06/2026

Prabowo Tekankan Sinergi Akademisi untuk Wujudkan Kemajuan Bangsa

Penulis

Babette Babette Leanne

Prabowo Tekankan Sinergi Akademisi untuk Wujudkan Kemajuan Bangsa
Prabowo Tekankan Sinergi Akademisi untuk Wujudkan Kemajuan Bangsa

Hesti.id – 27 Juni 2026 | Dalam sebuah kesempatan yang penting, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan memanfaatkan potensi akademisi dan ilmuwan. Pernyataan tersebut disampaikan saat pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta Convention Center pada 26 Juni 2026.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 2.600 peserta, termasuk rektor, dosen, guru besar, dan peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Dalam sambutannya, Prabowo mengajak seluruh sivitas akademika untuk fokus pada pemikiran, hasil riset, dan inovasi demi mempercepat pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujar Prabowo, menekankan pentingnya peran akademisi dalam pembangunan bangsa.

Presiden juga menjelaskan bahwa sejak awal dirinya menyadari pentingnya keterlibatan akademisi dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. Ia menyebutkan bahwa banyak profesor dan pakar di berbagai bidang telah dilibatkan dalam setiap kebijakan strategis untuk memastikan bahwa keputusan yang diambil memiliki dasar ilmiah yang kuat.

“Saya dari awal sadar peran penting para ilmuwan, para guru besar. Karena itu, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” tambahnya.

Prabowo menegaskan bahwa dalam pembangunan, kualitas sumber daya manusia jauh lebih penting daripada sekadar teknologi atau peralatan yang dimiliki. “It is not the technology, it is not the equipment. It is the man and the woman behind the equipment. Percuma kita punya pesawat yang paling canggih kalau pilotnya tidak handal,” katanya.

Selain menyoroti pentingnya peran akademisi, Prabowo juga mengajak semua peserta untuk mengedepankan persatuan dan mencari titik temu di tengah perbedaan pandangan. Ia percaya bahwa semua akademisi yang hadir memiliki satu tujuan, yaitu mencintai Indonesia dan ingin memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa.

“Saya beranggapan di sini semuanya adalah anak Indonesia yang cinta bangsanya dan rakyatnya. Dengan premis tadi, saya kira dalam perbedaan kita harus bisa mencari titik-titik kebersamaan,” tegas Prabowo.

Presiden mengingatkan bahwa sejarah telah menunjukkan bahwa keberhasilan suatu bangsa sangat tergantung pada kemampuan elit, termasuk intelektual, untuk bekerja sama membangun negara. Negara yang elitnya terpecah dan gagal bersinergi akan kesulitan mencapai potensi terbaiknya.

Prabowo juga menggarisbawahi bahwa persatuan di kalangan pemimpin, ilmuwan, dan akademisi adalah modal utama untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dan berdaya saing. Melalui forum Sarasehan Kebangsaan KSTI ini, ia berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri semakin kuat, sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara akademisi dan pemerintah, Prabowo percaya bahwa Indonesia dapat menghadapi tantangan global dan mencapai status sebagai negara maju. Sinergi dalam memanfaatkan potensi akademisi dan ilmuwan menjadi kunci untuk mewujudkan impian tersebut.

Related Post

Tinggalkan komentar