8 Juli 2026

Mahasiswi Telkom Bandung Hilang: Ciri-Ciri dan Kronologi Kasus

Penulis

Mayhew Judas Manuia

Mahasiswi Telkom Bandung Hilang: Ciri-Ciri dan Kronologi Kasus
Mahasiswi Telkom Bandung Hilang: Ciri-Ciri dan Kronologi Kasus

Hesti.id – 08 Juli 2026 | Nadira Az Zahra, seorang mahasiswi Telkom University Bandung, dilaporkan hilang pada Selasa, 30 Juni 2026. Ciri-ciri Nadira Az Zahra yang dikenal sebagai sosok ceria dan terbuka ini segera menyita perhatian publik setelah ia tiba-tiba keluar dari semua grup WhatsApp yang diikutinya, sebuah tindakan yang dianggap tidak biasa oleh keluarganya. Keberadaan Nadira terakhir kali diketahui di area kampus, tetapi setelah itu, komunikasi dengannya terputus.

Setelah enam hari pencarian yang mendebarkan, Nadira akhirnya ditemukan pada Senin, 6 Juli 2026, di kawasan Setiabudi, Bandung, dalam keadaan lesu dan bingung. Penemuan ini terjadi berkat seorang warga yang mengenalinya dari informasi yang beredar di media sosial. Warga tersebut segera menghubungi pihak keluarga dan memberikan pertolongan pertama kepada Nadira sebelum membawanya pulang.

Menurut paman Nadira, Budi Purwana, kondisi keponakannya saat ditemukan sangat mengkhawatirkan. Meskipun tidak ada indikasi tindak pidana dalam hilangnya Nadira, ia masih mengalami trauma dan membatasi interaksi dengan orang lain, hanya menerima kunjungan dari orang tua kandungnya. Hal ini menunjukkan betapa beratnya pengalaman yang dilalui Nadira selama enam hari tanpa kabar.

Nadira Az Zahra yang berusia 21 tahun ini adalah mahasiswi Fakultas Ilmu Terapan, Prodi Sistem Informasi Kota Cerdas di Telkom University. Selama ini, ia dikenal memiliki hubungan yang sangat baik dengan keluarganya, dan tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan bahwa ia mengalami masalah sebelum hilangnya. Pada hari terakhir sebelum hilang, Nadira berpamitan untuk pergi ke kampus dan mengirimkan pesan singkat kepada ibunya. Namun, setelah itu, ponselnya tidak dapat dihubungi.

Keluarga Nadira merasa sangat bersyukur atas penemuan ini dan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian, termasuk kepolisian, media, dan masyarakat. Mereka menghargai dukungan dan doa yang diberikan selama masa pencarian yang penuh ketidakpastian ini.

Pihak Telkom University juga mengkonfirmasi bahwa Nadira telah ditemukan dalam keadaan sehat dan baik. Mereka meminta agar masyarakat memberikan ruang privasi bagi Nadira dan keluarganya untuk pulih dari pengalaman traumatis ini.

Kasus hilangnya Nadira Az Zahra menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan mahasiswa yang mungkin mengalami tekanan atau masalah yang tidak terlihat. Mahasiswa yang dikenal aktif dan ceria ini sekarang harus menghadapi proses pemulihan dari pengalaman yang mengganggu dan traumatis.

Seiring berjalannya waktu, diharapkan Nadira dapat kembali pulih dan melanjutkan studinya dengan dukungan dari keluarga dan teman-teman. Pengalaman ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dan peka terhadap kondisi mental orang-orang di sekitar kita, terutama dalam situasi yang tidak terduga seperti yang dialami Nadira.

Related Post

Tinggalkan komentar