Hesti.id – 08 Juli 2026 | Turnamen Wimbledon 2026 mengalami momen dramatis ketika pemain muda Filipina, Alexandra Eala, harus mengakui keunggulan Jasmine Paolini di babak 16 besar. Eala, yang baru saja mencapai peringkat tertinggi dalam karirnya di posisi 28 dunia, tampil mengesankan dengan mengalahkan beberapa lawan tangguh, termasuk mantan juara Iga Swiatek. Namun, mimpi Eala untuk melanjutkan perjalanan di Grand Slam ini terhenti setelah ia kalah dalam pertandingan ketat melawan Paolini.
Jasmine Paolini, yang dikenal sebagai underdog, menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan Eala dalam tiga set. Pertandingan ini menandai pencapaian signifikan bagi Paolini yang sebelumnya mencapai final Wimbledon pada 2024. Eala, meskipun kalah, telah menunjukkan potensi besar dan mampu bersaing di level tertinggi, menjadi salah satu sorotan dalam turnamen ini.
Arthur Fery, pemain asal Inggris, juga mencuri perhatian di Wimbledon tahun ini setelah mengalahkan Grigor Dimitrov dalam pertandingan yang menegangkan. Fery, yang juga mencatatkan namanya di peringkat ATP, berhasil melaju ke perempat final dan menjadi harapan baru bagi tenis Inggris. Ia akan menghadapi Flavio Cobolli, yang baru saja mengalahkan Alex de Minaur dalam pertandingan yang tidak kalah menegangkan.
Baca juga:
Flavio Cobolli, pemain asal Italia, merayakan kemenangannya dengan gaya khas Cristiano Ronaldo, menciptakan suasana meriah di lapangan. Kemenangan ini menambah rasa percaya diri Cobolli setelah penampilan solidnya di Prancis terbuka sebelumnya. Cobolli dan Paolini, yang sama-sama berasal dari Italia, kini melangkah ke perempat final dengan semangat tinggi.
Sementara itu, Greg Rusedski, mantan petenis profesional, mengungkapkan pandangannya tentang Eala. Ia percaya bahwa meskipun Eala memiliki banyak kualitas, terdapat kekurangan pada servisnya yang perlu diperbaiki untuk mencapai level yang lebih tinggi. Rusedski menilai Eala sebagai pesaing hebat yang memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu bintang tenis dunia di masa depan.
Dengan Eala tersingkir, perhatian kini beralih kepada para pemain yang masih bertahan. Jasmine Paolini akan menghadapi Marta Kostyuk di perempat final, menjanjikan pertarungan seru antara dua pemain yang sedang dalam performa terbaik. Kostyuk, yang baru saja mencapai semifinal di Prancis Terbuka, berambisi untuk melanjutkan perjalanan gemilangnya di Wimbledon.
Wimbledon 2026 semakin menarik dengan banyaknya kejutan dan penampilan luar biasa dari para pemain muda. Eala mungkin telah tersingkir, tetapi ia telah meninggalkan jejak yang mendalam dan menjanjikan bahwa masa depannya di dunia tenis masih cerah.











