29 Juni 2026

Kanada Hancurkan Mimpi Bafana Bafana dengan Kemenangan Dramatis

Kanada Hancurkan Mimpi Bafana Bafana dengan Kemenangan Dramatis
Kanada Hancurkan Mimpi Bafana Bafana dengan Kemenangan Dramatis

Hesti.id – 29 Juni 2026 | Los Angeles, JOURNALARTA.COM – Mimpi Bafana Bafana hancur setelah Kanada berhasil mengalahkan mereka dengan skor 1-0 berkat gol dramatis yang dicetak oleh Stephen Eustaquio di menit ke-90+2 pada pertandingan Piala Dunia 2026 di Los Angeles Stadium, Senin (29/6/2026) dini hari WIB. Gol ini membuat Kanada menjadi tim pertama yang memastikan tempat di babak 16 besar, sementara Afrika Selatan harus menelan kekalahan pahit di detik-detik akhir pertandingan.

Dalam laga yang berlangsung ketat ini, Afrika Selatan menunjukkan dominasi dengan penguasaan bola mencapai 58%. Namun, mereka hanya mampu mencatatkan satu tembakan tepat sasaran dari enam percobaan. Di sisi lain, Kanada lebih efisien, dengan tujuh tembakan mengarah ke gawang dari total dua belas percobaan yang dilakukan. Hasil akhir pun mencerminkan ketidakberdayaan Afrika Selatan meski mereka memiliki peluang yang lebih banyak.

Dalam statistik pertandingan, Afrika Selatan tercatat memiliki penguasaan bola yang lebih baik, dengan umpan sukses mencapai 85% (466 dari 550) berbanding 78% (298 dari 381) milik Kanada. Namun, sepak bola tidak selalu berpihak pada tim yang dominan, dan satu tembakan tepat dari Eustaquio menjadi penentu segalanya. Gol tersebut tercipta setelah Eustaquio melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur ke sudut gawang, mengejutkan para pemain dan pendukung Afrika Selatan.

Stadion Inglewood mengeluarkan sorakan menggembirakan saat gol tersebut tercipta, sementara para pemain Afrika Selatan tampak terpuruk karena harapan mereka untuk melanjutkan perjalanan di turnamen ini harus pupus di menit-minit akhir. Peluang Afrika Selatan untuk mencetak gol sebelumnya sempat diwarnai oleh aksi Moise Bombito yang berhasil memaksa kiper Afrika Selatan untuk melakukan penyelamatan di garis gawang sebelum babak pertama berakhir.

Pertandingan ini merupakan Match 73 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang dipimpin oleh wasit J. Silva Pinheiro dari Portugal. Kickoff dimulai pada pukul 19.00 UTC atau 02.00 WIB, di hadapan 70.492 penonton yang memadati stadion. Dengan kemenangan ini, Kanada resmi melaju ke babak 16 besar dan akan menghadapi pemenang laga antara Maroko dan Belanda yang akan digelar di Houston pada 4 Juli 2026.

Pelatih Kanada, Jesse Marsch, tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya setelah pertandingan berakhir. Ia langsung memuji para pemainnya dengan seruan, “You are Canadian heroes! This sport has a big future because of you guys!” Pencapaian ini menjadi lebih berarti bagi Kanada, yang telah menunjukkan bahwa mereka bukan lagi tim pelengkap dalam turnamen besar, melainkan tim yang kompetitif dan disiplin.

Di sisi lain, bagi Afrika Selatan, meskipun mereka harus pulang dengan kepala tegak, perjalanan ini tetap diingat sebagai sejarah penting. Bafana Bafana berhasil lolos dari fase grup untuk pertama kalinya sejak debut mereka di Piala Dunia 1998. Pelatih Hugo Broos, yang berusia 74 tahun, menyatakan bahwa ini adalah Piala Dunia terakhirnya sebagai pelatih tim nasional. Ia meninggalkan panggung besar dengan pencapaian yang membanggakan meski harus merasakan duka di akhir laga.

Secara keseluruhan, meski angka-angka mendukung Afrika Selatan dalam hal penguasaan bola dan umpan, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa efektivitas adalah kunci dalam sepak bola. Mimpi Bafana Bafana hancur oleh kejelian dan ketepatan satu tembakan dari pemain Kanada, menegaskan bahwa setiap detik dalam pertandingan sangat berarti.

Related Post

Tinggalkan komentar