Hesti.id – 26 Juni 2026 | Dalam perdagangan forex pada tanggal 26 Juni 2026, pasangan mata uang AUDUSD mengalami penurunan yang signifikan, mencapai level terendahnya dalam tiga bulan terakhir. Forex AUDUSD 26 Juni 2026 berusaha rebound dari terendah tersebut, tetapi berbagai faktor eksternal dan sentimen pasar yang kuat terhadap dolar AS menjadi tantangan besar.
Dolar AS menguat setelah dirilisnya data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal pertama 2026 oleh Biro Analisis Ekonomi (BEA), yang menunjukkan pertumbuhan tahunan sebesar 2,1%. Angka ini jauh melampaui perkiraan sebelumnya yang hanya 1,6%, sehingga meningkatkan kepercayaan investor terhadap kesehatan ekonomi AS.
Selain itu, Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) menunjukkan adanya tekanan inflasi yang berkelanjutan, yang membuat pasar berspekulasi mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dalam waktu dekat. Kekuatan dolar AS ini semakin diperkuat oleh ketegangan geopolitik, terutama setelah insiden serangan oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) terhadap kapal kargo berbendera Singapura di Selat Hormuz. Hal ini kembali menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas kawasan dan memperburuk sentimen risiko di pasar global.
Baca juga:
Di sisi lain, sektor teknologi juga mengalami aksi jual yang cukup besar di bursa saham dunia. Kombinasi dari kekhawatiran geopolitik dan penurunan di pasar ekuitas mengarahkan investor untuk mencari aset safe-haven, seperti dolar AS. Meskipun AUDUSD tertekan oleh banyak faktor ini, penurunan pasangan mata uang ini masih terukur, didorong oleh ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat.
Dalam pergerakan selanjutnya, perhatian pasar akan tertuju pada rilis data Indeks Sentimen Konsumen AS dari Universitas Michigan dan pernyataan dari pejabat The Fed yang kemungkinan akan memberikan dampak volatilitas baru pada dolar AS. Pada awal pekan depan, pasar juga akan fokus pada pidato Gubernur RBA, Michele Bullock, yang diharapkan memberikan panduan jelas mengenai arah suku bunga Australia ke depan.
Dari perspektif teknikal, pasangan AUDUSD kini berada di bawah level psikologis 0.6900, dengan bias harian yang cenderung bearish. Namun, jika pasangan ini dapat bertahan di atas level pembukaan 0.6907, ada peluang untuk rebound. Saat ini, pasangan AUDUSD berada di 0.6890 dan sedang berusaha untuk naik kembali ke posisi 0.6907. Jika berhasil, target kenaikan selanjutnya adalah 0.6913 sebelum menguji resisten kuat di R1.
Namun, jika tidak dapat mencapai level 0.6907, ada kemungkinan bahwa pasangan ini akan turun kembali ke posisi rendah di 0.6874, dan jika tembus, akan menguji level support lemah di 0.6865. Berikut adalah level-level teknikal yang perlu diperhatikan:
| Level | Nilai |
|---|---|
| R3 | 0.6968 |
| R2 | 0.6947 |
| R1 | 0.6927 |
| Pivot | 0.6907 |
| S1 | 0.6887 |
| S2 | 0.6865 |
| S3 | 0.6822 |
Kesimpulannya, Forex AUDUSD 26 Juni 2026 berusaha rebound dari terendah tiga bulan, namun menghadapi banyak tantangan dari sentimen pasar dan faktor eksternal. Investor perlu memperhatikan data ekonomi yang akan datang serta pernyataan dari pejabat RBA dan The Fed untuk menentukan arah selanjutnya dari pasangan mata uang ini.











