26/06/2026

Saham Micron dan Qualcomm Meroket Usai Kuartal Gemilang dan Kesepakatan Baru

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Saham Micron dan Qualcomm Meroket Usai Kuartal Gemilang dan Kesepakatan Baru
Saham Micron dan Qualcomm Meroket Usai Kuartal Gemilang dan Kesepakatan Baru

Hesti.id – 26 Juni 2026 | Micron dan Qualcomm mengalami lonjakan signifikan pada saham mereka setelah laporan kuartal yang sangat kuat dan penandatanganan kesepakatan chip baru. Micron, salah satu raksasa dalam industri semikonduktor, melaporkan peningkatan pendapatan hingga empat kali lipat menjadi lebih dari $41 miliar, jauh melampaui ekspektasi analis yang memperkirakan hanya sekitar $35 miliar.

Peningkatan ini dihasilkan dari lonjakan bisnis yang didorong oleh kebutuhan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan permintaan yang terus meningkat untuk infrastruktur pusat data. Micron bahkan memperkirakan pendapatan untuk kuartal berikutnya akan mencapai sekitar $50 miliar, naik dari $11,3 miliar pada tahun sebelumnya. Analis juga meramalkan angka tersebut berkisar sekitar $43 miliar, menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap pertumbuhan perusahaan.

Saham Micron melonjak dengan persentase dua digit setelah pengumuman ini pada 24 Juni lalu, meskipun sedikit melemah setelah itu. Namun, nilai sahamnya telah meningkat lebih dari tiga kali lipat sepanjang tahun ini, melampaui semua pemain utama di sektor chip di AS.

Selain laporan keuangan yang mengesankan, Micron juga mengumumkan bahwa mereka telah menandatangani 16 perjanjian jangka panjang dengan berbagai operator pusat data dan produsen mobil, yang diharapkan menghasilkan komitmen keuangan sebesar $22 miliar. Kesepakatan ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap masa depan perusahaan dalam menyediakan teknologi chip yang diperlukan untuk infrastruktur AI yang berkembang pesat.

Di sisi lain, Qualcomm juga merasakan dampak positif dari pergerakan pasar ini. Perusahaan tersebut memperkirakan pendapatan dari bisnis pusat datanya akan mencapai $15 miliar pada tahun 2029, serta pendapatan non-handset yang diperkirakan mencapai $40 miliar, hampir dua kali lipat dari target fiskal sebelumnya. Kepala keuangan Qualcomm, Akash Palkhiwala, menyatakan bahwa bisnis pusat data mereka diperkirakan akan menghasilkan $5 miliar pada tahun fiskal 2027, dengan $1 miliar berasal dari chip khusus yang akan dijual kepada pelanggan.

Kenaikan saham Qualcomm juga terlihat mencolok, dengan lonjakan hingga 15 persen setelah pengumuman tersebut. Perusahaan ini telah menarik perhatian raksasa teknologi seperti Microsoft dan Meta, yang menggunakan chip AI terbaru dari Qualcomm, memanfaatkan chip memori yang lebih murah yang umum dipakai di ponsel pintar dan laptop.

Tren ini menunjukkan bahwa peralihan Qualcomm ke teknologi chip AI sangat strategis di tengah tantangan yang dihadapi pasar ponsel pintar akibat kekurangan chip. Permintaan yang terus meningkat untuk infrastruktur AI memungkinkan Qualcomm dan Micron untuk memposisikan diri sebagai pemimpin di pasar yang semakin kompetitif ini.

Secara keseluruhan, Micron dan Qualcomm yang melesat pasca kuartal yang kuat dan kesepakatan chip baru mencerminkan optimisme yang tumbuh dalam industri semikonduktor. Dengan proyeksi pendapatan yang terus meningkat dan kesepakatan strategis yang diperoleh, kedua perusahaan tampaknya akan terus menjadi pemain utama di pasar teknologi yang terus berkembang ini.

Related Post

Tinggalkan komentar