Hesti.id – 27 Juni 2026 | SURABAYA – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya mengambil inisiatif untuk memperkenalkan komposisi fotografi kepada siswa SMPN 41 Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Magang MBKM Kampus Mengajar yang berlangsung dari Maret hingga Juli 2026. Tujuan dari program ini adalah untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa di dunia pendidikan serta meningkatkan keterampilan visual siswa dalam dokumentasi sekolah.
Pada tanggal 9 Juni 2026, para mahasiswa melaksanakan kegiatan pengajaran yang berfokus pada dasar-dasar komposisi fotografi. Mereka memberikan pemaparan mengenai pentingnya angle dalam pengambilan gambar guna menghasilkan dokumentasi yang lebih menarik dan informatif. Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya Kenalkan Komposisi Fotografi kepada Siswa SMPN 41 Surabaya dengan berbagai teknik komposisi, seperti motion blur, golden shape, simetris, perspektif, leading lines, negative space, refleksi, dan separasi.
Materi yang diajarkan disampaikan dengan cara yang sederhana agar siswa dapat dengan mudah memahami bagaimana komposisi berperan dalam menghasilkan foto yang berkualitas. Kegiatan ini sangat relevan mengingat pentingnya dokumentasi visual di lingkungan sekolah, baik sebagai media publikasi, arsip kegiatan, maupun penyampaian informasi kepada masyarakat.
Baca juga:
Namun, mahasiswa menyadari bahwa sering kali dokumentasi sekolah hanya berfokus pada pengambilan gambar tanpa memperhatikan komposisi dan sudut pengambilan foto yang tepat. Dengan program ini, mereka berupaya membantu siswa memahami bahwa fotografi bukan hanya sekadar memotret, tetapi juga bagaimana menyusun elemen visual agar foto memiliki nilai informasi dan estetika yang lebih baik.
Diskusi interaktif juga menjadi bagian dari sesi pengajaran. Mahasiswa mengajak siswa untuk berdiskusi mengenai pengaruh komposisi dan angle dalam fotografi. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah tentang apakah pengambilan foto yang baik dapat mempengaruhi hasil foto. Tanggapan siswa cukup positif; mereka menyadari bahwa foto yang baik dan memperhatikan komposisi serta sudut pengambilan dapat menarik minat orang untuk melihatnya.
Salah satu siswa menyatakan, “Ada pengaruhnya, karena kalau hasil fotonya bagus dan angle-nya tepat jadi lebih menarik untuk dilihat.” Siswa lainnya menambahkan bahwa kualitas visual sebuah foto sangat mempengaruhi minat orang dalam melihat hasil dokumentasi. “Iya sangat berpengaruh, karena kalau hasil fotonya bagus jadi enak dilihat. Kalau hasilnya jelek biasanya orang tidak tertarik,” ungkap siswa tersebut.
Selain memberikan materi tentang fotografi, mahasiswa juga membantu SMPN 41 Surabaya dalam proses produksi konten video, termasuk video lomba profil perpustakaan tingkat Kota Surabaya. Dalam proyek ini, mahasiswa terlibat mulai dari penyusunan konsep video, penulisan naskah, pembuatan voice over, pengambilan video, hingga proses editing akhir.
Kegiatan pendampingan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi siswa dalam meningkatkan wawasan mengenai fotografi dan komunikasi visual, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu komunikasi. Program ini didukung penuh oleh pihak SMPN 41 Surabaya dan dosen pembimbing, Bapak Kun Muhammad Adi, S.I.Kom., M.I.Kom. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas dokumentasi sekolah serta menumbuhkan minat siswa terhadap dunia fotografi dan komunikasi visual di era digital saat ini.










