26/06/2026

Strategi Cerdas IFG Life untuk Menyiapkan Dana Pendidikan Anak

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Hesti.id – 26 Juni 2026 | Jakarta, 24 Juni 2026 – Dalam dunia yang semakin kompetitif, IFG Life ingatkan pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga. Pendidikan bukan hanya sekedar kebutuhan, tetapi juga investasi jangka panjang yang harus dipikirkan dengan matang. Sebagai orang tua, memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak adalah harapan yang harus diwujudkan, namun tantangan biaya pendidikan yang terus meningkat menjadi perhatian serius.

IFG Life, yang merupakan bagian dari BUMN holding asuransi, penjaminan, dan investasi, menekankan bahwa rencana dana pendidikan harus menjadi bagian integral dari strategi keuangan keluarga. Fabiola Noralita, Direktur Bisnis Individu sekaligus Pelaksana Tugas Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, menjelaskan bahwa persiapan yang lebih awal akan memberikan kesempatan lebih besar bagi keluarga untuk mencapai tujuan pendidikan tanpa mengganggu kebutuhan finansial lainnya.

“Setiap orang tua tentu ingin memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anaknya. Karena itu, perencanaan dana pendidikan sebaiknya tidak menunggu hingga anak memasuki usia sekolah. Dengan mempersiapkan dana pendidikan sejak dini, keluarga dapat lebih tenang dan fokus terhadap berbagai rencana masa depan,” ujar Fabiola.

Selain itu, biaya pendidikan juga bervariasi di antara berbagai kelompok masyarakat. Data BPS menunjukkan bahwa rata-rata biaya pendidikan untuk kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran tertinggi bisa mencapai Rp8,88 juta per tahun ajaran, sementara kelompok 40% dengan pengeluaran terendah hanya sekitar Rp3,28 juta. Perbedaan ini menyoroti pentingnya perencanaan yang disesuaikan dengan kondisi finansial masing-masing keluarga.

Pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak juga semakin relevan di tengah bonus demografi Indonesia. Dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif, banyak keluarga yang sedang membangun masa depan dan mempersiapkan kebutuhan jangka panjang. Namun, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan bahwa tingkat literasi asuransi masyarakat Indonesia baru mencapai 45,45%, dengan tingkat inklusi sebesar 28,50%. Ini menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya perlindungan keuangan.

IFG Life berkomitmen untuk mendorong peningkatan literasi keuangan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan masa depan keluarga. Menurut IFG Life, pendidikan adalah tujuan penting yang perlu dipersiapkan dan dijaga keberlangsungannya. Dengan adanya perlindungan yang tepat, keluarga dapat tetap fokus pada rencana masa depan mereka meskipun menghadapi risiko yang tak terduga.

Dengan demikian, IFG Life ingatkan pentingnya menyiapkan dana pendidikan anak sejak dini sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan biaya pendidikan yang kian meningkat. Melalui perencanaan yang baik, setiap keluarga dapat menghadirkan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak mereka, sambil menjaga stabilitas finansial di masa depan.

Related Post

Tinggalkan komentar