29 Juni 2026

Xiaomi Hadirkan Redmi 17C, Smartphone Terjangkau dengan Helio G81

Penulis

Mayhew Judas Manuia

Xiaomi Hadirkan Redmi 17C, Smartphone Terjangkau dengan Helio G81
Xiaomi Hadirkan Redmi 17C, Smartphone Terjangkau dengan Helio G81

Hesti.id – 29 Juni 2026 | Xiaomi Luncurkan Redmi 17C Smartphone Murah dengan Helio G81 yang menjadi perbincangan di kalangan penggemar gadget. Meskipun menjadi generasi penerus dari Redmi 15C, penawaran terbaru ini menghadirkan beberapa spesifikasi yang mengalami penurunan, mengejutkan banyak pihak.

Seperti yang diketahui, Redmi 17C masih mengandalkan chip MediaTek Helio G81 sebagai otaknya, namun banyak sektor lainnya yang mengalami pemangkasan. Misalnya, layar yang lebih kecil dengan ukuran 6,8 inci, meskipun tetap menggunakan panel IPS LCD dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Namun, pada model ini, perlindungan Gorilla Glass 3 sudah tidak disertakan, yang bisa menjadi perhatian bagi calon pengguna.

Berlanjut ke sisi memori, Redmi 17C menawarkan dua opsi konfigurasi: 4GB RAM dengan 64GB penyimpanan dan 4GB RAM dengan 128GB penyimpanan. Hal ini tentu saja terasa sangat berbeda dibandingkan dengan Redmi 15C yang menawarkan hingga 8GB RAM dan 256GB penyimpanan. Penurunan spesifikasi ini menjadi salah satu tanda bahwa banyak produsen smartphone, termasuk Xiaomi, menghadapi tantangan dalam hal pasokan komponen.

Seiring dengan pemangkasan pada memori, sektor kamera juga ikut terpengaruh. Redmi 17C dibekali dengan kamera utama 13MP f/2.2, jauh lebih rendah dibandingkan dengan 50MP pada pendahulunya. Sedangkan untuk kamera depan, hanya tersedia 5MP, berkurang dari 8MP. Dengan kata lain, pengguna mungkin akan merasakan perbedaan signifikan dalam kualitas foto yang dihasilkan.

Kapasitas baterai pada Redmi 17C juga terpantau lebih kecil, yaitu 5.160mAh dengan dukungan pengisian daya 18W. Meskipun masih tergolong cukup untuk penggunaan sehari-hari, penurunan ini menambah daftar pengurangan spesifikasi dari model sebelumnya.

Beberapa fitur tambahan yang biasanya menjadi nilai jual juga hilang dari Redmi 17C. Smartphone ini tidak lagi memiliki sertifikasi IP64, yang menjamin ketahanan terhadap air dan debu, dan juga tidak mendukung NFC. Untuk konektivitas, Redmi 17C masih mempertahankan port USB Type-C 2.0, meskipun tanpa dukungan OTG.

Di sisi perangkat lunak, Redmi 17C menjalankan HyperOS 3 yang berbasis Android 16, menawarkan antarmuka yang modern meskipun dengan spesifikasi yang lebih rendah. Hal ini menunjukkan bahwa Xiaomi tetap berusaha memberikan pengalaman pengguna yang baik meskipun ada penurunan di sisi hardware.

Mengenai harga, Redmi 17C dijual di pasar China dengan harga mulai dari 799 yuan (sekitar Rp2,1 juta) untuk varian 64GB, sedangkan versi 128GB dibanderol seharga 899 yuan (sekitar Rp2,3 juta). Meskipun harga ini terbilang terjangkau, perlu dicatat bahwa model untuk pasar global kemungkinan akan memiliki harga yang berbeda, meskipun spesifikasi umumnya akan tetap sama.

Dengan peluncuran Redmi 17C, Xiaomi menunjukkan bahwa mereka tetap fokus pada segmen smartphone terjangkau, meskipun di tengah tantangan kelangkaan pasokan komponen. Meskipun ada pengurangan pada spesifikasi, smartphone ini masih dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari perangkat dengan harga yang ramah di kantong.

Related Post

Tinggalkan komentar