24/06/2026

SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih: Tren dan Peluang Industri Perhotelan

Penulis

Supala Dean Supala

SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih: Tren dan Peluang Industri Perhotelan
SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih: Tren dan Peluang Industri Perhotelan

Hesti.id – 24 Juni 2026 | SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih, demikian laporan terbaru dari SiteMinder, platform teknologi untuk industri perhotelan. Laporan ini menunjukkan adanya peningkatan pemesanan hotel setelah mengalami penurunan berturut-turut dari Juni hingga Agustus pada tahun sebelumnya. SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih ini merupakan sinyal positif bagi industri perhotelan di Indonesia.

Laporan SiteMinder’s Hotel Booking Trends menunjukkan bahwa pemesanan hotel untuk September diperkirakan tumbuh 2,3% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sebelumnya, pemesanan hotel sempat menurun pada Juni (-4,5%), Juli (-4,6%), dan Agustus (-5,8%), sehingga secara keseluruhan permintaan selama pertengahan tahun turun 3,9%. Data ini diolah dari platform SiteMinder yang memproses lebih dari 135 juta pemesanan hotel setiap tahunnya.

Meski mengalami perlambatan di pertengahan tahun, industri perhotelan Indonesia tetap menunjukkan daya tahan yang kuat, terutama berkat tingginya minat wisatawan internasional. Selama periode Juni hingga September, yang memang menjadi musim ramai kunjungan wisatawan ke Indonesia, tamu internasional mendominasi pemesanan hotel. Peningkatan ini didorong oleh liburan musim panas di negara-negara belahan bumi utara serta liburan musim dingin di Australia.

SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih ini juga menunjukkan bahwa wisatawan asing menyumbang 94,1% dari total pemesanan hotel, meningkat dari 93,3% pada 2025. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi ketiga negara dengan proporsi wisatawan internasional tertinggi, setelah Singapura (97%) dan Thailand (96,6%).

Seiring meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara, harga kamar hotel juga ikut naik. Rata-rata wisatawan membayar US$226 per malam, meningkat 2% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tarif tertinggi tercatat pada Juli, yaitu mencapai US$241 per malam. Tidak hanya itu, wisatawan juga menghabiskan waktu lebih lama saat menginap. Rata-rata tamu memesan hotel selama 3,1 malam, meningkat 3% dibandingkan tahun lalu. Durasi ini menjadi yang terpanjang di Asia, sejajar dengan Thailand.

Fifin Prapmasari, Country Manager SiteMinder Indonesia, mengatakan, “Kondisi pertengahan tahun yang cenderung lebih tenang tidak sepenuhnya menggambarkan situasi industri perhotelan di Indonesia. Di balik perlambatan tersebut, kami melihat permintaan dari wisatawan internasional tetap kuat, serta harga kamar dan lama menginap juga terus meningkat. Ini menunjukkan bahwa masyarakat tidak mengurangi aktivitas bepergian, melainkan menjadi lebih selektif dalam menentukan destinasi dan waktu perjalanan mereka. Artinya, periode pertengahan tahun masih menyimpan peluang yang besar bagi hotel-hotel di Indonesia.”

SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih ini menunjukkan bahwa industri perhotelan di Indonesia masih memiliki potensi yang besar untuk berkembang. Dengan meningkatnya minat wisatawan internasional dan peningkatan harga kamar hotel, hotel-hotel di Indonesia perlu memanfaatkan peluang ini dengan strategi yang tepat.

Kesimpulan dari laporan SiteMinder ini adalah bahwa SiteMinder September Pemesanan Hotel di Indonesia Diperkirakan Pulih merupakan sinyal positif bagi industri perhotelan di Indonesia. Dengan meningkatnya minat wisatawan internasional dan peningkatan harga kamar hotel, hotel-hotel di Indonesia perlu memanfaatkan peluang ini dengan strategi yang tepat untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kualitas layanan.

Related Post

Tinggalkan komentar