Hesti.id – 24 Juni 2026 | Bahlil janji murah, segini harga BBM baru yang resmi dijual mulai 1 Juli 2026, menjadi perhatian banyak pihak. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka peluang penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi, termasuk Pertamax, jika harga minyak dunia menunjukkan tren penurunan.
Menurut Bahlil, kebijakan harga BBM nonsubsidi di Indonesia mengikuti mekanisme pasar sehingga sangat dipengaruhi oleh fluktuasi harga minyak mentah global dan nilai keekonomian pengadaan. Ia menyebutkan bahwa pemerintah saat ini masih mengacu pada ketentuan bahwa harga BBM bersubsidi tidak mengalami perubahan selama harga minyak dunia masih berada dalam batas tertentu.
Namun, untuk BBM nonsubsidi, penyesuaian dapat dilakukan sesuai kondisi pasar. Bahlil menegaskan bahwa pemerintah tetap menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri, khususnya untuk BBM subsidi seperti Pertalite dan LPG. Bahlil janji murah, segini harga BBM baru yang resmi dijual mulai 1 Juli 2026, menjadi fokus perhatian masyarakat.
Baca juga:
Sebelumnya, PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter pada Juni 2026. Namun, Bahlil membuka peluang bahwa harga Pertamax dapat turun jika harga minyak dunia menunjukkan tren penurunan. Bahlil janji murah, segini harga BBM baru yang resmi dijual mulai 1 Juli 2026, menjadi harapan bagi masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto juga mengumumkan bahwa bahan bakar biodiesel B50 akan segera diluncurkan pada Juli 2026. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak.
Bahlil janji murah, segini harga BBM baru yang resmi dijual mulai 1 Juli 2026, menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan keseimbangan energi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat menikmati harga BBM yang lebih terjangkau dan stabil.
Kesimpulan dari pernyataan Bahlil adalah bahwa pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga energi di dalam negeri dan membuka peluang penyesuaian harga BBM nonsubsidi jika harga minyak dunia menunjukkan tren penurunan. Bahlil janji murah, segini harga BBM baru yang resmi dijual mulai 1 Juli 2026, menjadi harapan bagi masyarakat untuk menikmati harga BBM yang lebih terjangkau.










