19/06/2026

Gelombang Demo Makin Meluas, Mahasiswa Medan Bentangkan Spanduk Gulingkan Rezim Prabowo-Gibran

Gelombang Demo Makin Meluas, Mahasiswa Medan Bentangkan Spanduk Gulingkan Rezim Prabowo-Gibran
Gelombang Demo Makin Meluas, Mahasiswa Medan Bentangkan Spanduk Gulingkan Rezim Prabowo-Gibran

Hesti.id – 19 Juni 2026 | Gelombang demo makin meluas, mahasiswa Medan bentangkan spanduk gulingkan rezim Prabowo-Gibran. Gelombang demonstrasi mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat makin meluas di berbagai wilayah di Indonesia. Mahasiswa di Medan, Sumatera Utara (Sumut), membentangkan spanduk bertuliskan “Gulingkan rezim Prabowo-Gibran. Kembalikan supremasi sipil.” Gelombang demo mahasiswa di berbagai daerah berawal aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) yang turun ke jalan pada Jumat (12/6/2026) lalu.

Massa mahasiswa yang dijadwalkan demo di Bundaran HI, Jakarta Pusat, dicegat aparat di sejumlah titik. Tak cuma aparat kepolsiian, pasukan TNI Angkatan Darat turut melakukan blokade terhadap massa mahasiswa. Momentum itu menjalar ke berbagai daerah. Demonstrasi mahasiswa bergulir setiap hari di berbagai daerah.

Gelombang demo makin meluas, mahasiswa Medan bentangkan spanduk gulingkan rezim Prabowo-Gibran. Puluhan mahasiswa dari organisasi berunjuk rasa dan bakar ban, di depan Kodim 0201/Medan, Jalan Pengadilan Medan, Rabu (17/6/2025). Mereka membentangkan spanduk berisi gulingkan rezim Prabowo dan Gibran.

Gelombang demo makin meluas, mahasiswa Medan bentangkan spanduk gulingkan rezim Prabowo-Gibran. Massa aksi membawa berbagai poster dan spanduk bertuliskan tuntutan terkait kenaikan harga bahan pokok, tingginya biaya hidup, hingga evaluasi terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Mereka menyoroti kondisi ekonomi masyarakat yang dinilai semakin berat di tengah meningkatnya kebutuhan pokok.

Gelombang demo makin meluas, mahasiswa Medan bentangkan spanduk gulingkan rezim Prabowo-Gibran. Ketua DPC GMNI Kota Medan, Damses Sianturi mengatakan, aksi itu sebagai luapan kekesalan terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat.

Damses Sianturi menjelaskan kenapa mereka demonstrasi di depan Kantor Kodim 0201 Medan yaitu meminta agar Militer tidak menduduki jabatan sipil. Mereka mendesak agar TNI kembali ke barak, bukan semakin jauh masuk ke ranah sipil, termasuk mengisi jabatan sipil. Ia mendesak agar TNI tidak menjadi alat untuk mengintimidasi masyarakat.

Gelombang demo makin meluas, mahasiswa Medan bentangkan spanduk gulingkan rezim Prabowo-Gibran. Dalam aksi itu, mahasiswa juga menyoroti tiga program pemerintah yang menghabiskan begitu banyak anggaran antara lain Program Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih hingga Sekolah Rakyat.

Kesimpulan dari gelombang demo yang makin meluas ini adalah bahwa mahasiswa dan masyarakat menuntut perubahan kebijakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak kepada rakyat. Mereka mendesak agar pemerintah memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat dan menghentikan program-program yang dianggap boros anggaran.

Related Post

Tinggalkan komentar