Hesti.id – 28 Juni 2026 | Edward Akbar kesal dituduh Kimberly Ryder memutarbalikkan fakta, bantah soal penyekapan: Nggak ada. Perseteruan antara Edward Akbar dan Kimberly Ryder kembali mencuri perhatian publik setelah Kimberly mengklaim bahwa ia pernah disekap oleh mantan suaminya itu. Tuduhan ini muncul di tengah proses perceraian mereka yang sedang berlangsung, dan membuat Edward merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.
Dalam sebuah kesempatan di program televisi, Edward Akbar didampingi kuasa hukumnya, Justiartha Hadiwinata, untuk menjelaskan versinya mengenai insiden tersebut. Edward menegaskan bahwa cerita yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya. Ia menjelaskan bahwa saat peristiwa yang dituduhkan terjadi, di dalam rumah mereka tidak hanya ada dirinya dan Kimberly, tetapi juga ada beberapa orang lain yang dapat menjadi saksi dari kejadian tersebut.
“Ada orang lain juga, ada pembantu Bibi Surati, ada juga inisial NL itu ada di situ juga,” ucap Edward. Keberadaan sejumlah orang ini, menurutnya, membantah anggapan bahwa telah terjadi penyekapan di dalam rumah.
Baca juga:
Di sisi lain, Kimberly Ryder dalam sidang lanjutan gugatan cerai di Pengadilan Agama Jakarta Pusat, mengungkapkan bahwa ia merasa disekap setelah Edward menjatuhkan talak. Ia menyatakan bahwa ketika kejadian itu berlangsung, ia tidak bisa pergi dan merasa terjebak di rumah. Untuk membuktikan tuduhannya, Kimberly mengaku diselamatkan oleh ayah dan ibu sambungnya yang datang membawa polisi.
Kuasa hukum Edward, Jundri R. Berutu, juga menegaskan bahwa tidak ada penyekapan yang dilakukan oleh kliennya. Ia mempertanyakan bagaimana bisa terjadi penyekapan jika di rumah tersebut juga ada anak-anak yang tinggal bersamanya. “Tempo hari juga kita sudah sampaikan, tidak ada penyekapan, tidak ada penyekapan. Bagaimana bisa disekap, orang di rumah itu ada anak-anak. Tidak ada penyekapan yang dilakukan oleh klien kami,” tegas Jundri.
Hal ini menambah kompleksitas konflik antara keduanya, yang bermula dari proses perceraian. Edward menilai bahwa tudingan Kimberly adalah bentuk memutarbalikkan fakta. Menurutnya, pernyataan tersebut tidak hanya merugikan dirinya, tetapi juga anak-anak mereka yang terlibat dalam situasi yang tidak nyaman ini.
Edward Akbar kesal dituduh Kimberly Ryder memutarbalikkan fakta, bantah soal penyekapan: Nggak ada, menjadi pernyataan yang mencerminkan ketidakpuasan Edward terhadap situasi yang sedang dihadapinya. Ia berharap agar masyarakat dapat memahami konteks sebenarnya dari masalah ini dan tidak terpengaruh oleh isu yang berkembang di media.
Dalam situasi ini, kedua belah pihak tampaknya tidak akan mudah menemukan titik temu, mengingat perbedaan pandangan yang cukup signifikan terkait kejadian yang dipermasalahkan. Sementara Kimberly berusaha menegakkan kebenarannya, Edward berusaha melindungi nama baiknya agar tidak tercemar lebih lanjut.
Melihat perkembangan ini, publik pun diharapkan lebih kritis dalam menganalisis informasi yang beredar. Kasus ini mengingatkan kita akan pentingnya memahami fakta dengan cermat sebelum mengambil kesimpulan.











