Hesti.id – 28 Juni 2026 | Dalam laga yang penuh drama di Piala Dunia 2026, Kaan Ayhan muncul sebagai pahlawan bagi tim nasional Turki setelah mencetak gol kemenangan pada menit terakhir, membawa Turki mengalahkan Amerika Serikat dengan skor 3-2. Pertandingan yang berlangsung di SoFi Stadium, Inglewood, California, pada malam Kamis, menjadi sorotan utama tidak hanya karena hasilnya, tetapi juga karena performa pemain bintang seperti Christian Pulisic yang kembali tampil setelah cedera.
Sejak awal pertandingan, Amerika Serikat menunjukkan dominasi mereka dengan mencetak gol cepat melalui Auston Trusty yang berhasil menjebol gawang Turki hanya dalam waktu tiga menit. Namun, Turki tidak tinggal diam; mereka segera merespons dengan gol dari Arda Güler dan Orkun Kökçü yang mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Turki. Ayhan, yang bermain di lini belakang, menjadi sosok krusial dalam menjaga pertahanan timnya.
Walaupun Amerika Serikat berhasil menyamakan kedudukan melalui Sebastian Berhalter di awal babak kedua, momen penting terjadi saat Kaan Ayhan mencetak gol di detik-detik terakhir pertandingan. Gol ini bukan hanya memastikan kemenangan bagi Turki tetapi juga menjadi momen emosional bagi tim yang telah tersingkir dari turnamen sebelumnya.
Baca juga:
Dengan hasil ini, Amerika Serikat tetap melaju ke babak 32 besar setelah berhasil memenangkan dua laga sebelumnya. Pelatih Mauricio Pochettino mengakui bahwa meskipun hasil melawan Turki tidak menggembirakan, fokus utama mereka tetap pada persiapan untuk menghadapi Bosnia-Herzegovina dalam pertandingan selanjutnya.
“Kehilangan ini tidak akan mengubah apa pun. Kami telah berhasil mengamankan posisi teratas di grup dan itu yang terpenting,” ujar Pochettino. Ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan Pulisic ke dalam skuad setelah cedera, dan berharap performa baiknya akan berlanjut di babak knockout.
Turki, meskipun sudah tersingkir dari turnamen, menunjukkan semangat juang yang tinggi. Kaan Ayhan, dengan gol dramatisnya, menjadi sorotan media dan penggemar, mengingatkan semua orang bahwa dalam sepak bola, segalanya mungkin terjadi hingga peluit akhir dibunyikan.
Perjalanan Amerika Serikat di Piala Dunia 2026 masih panjang. Pada 1 Juli mendatang, mereka akan menghadapi Bosnia-Herzegovina di babak 32 besar, sebuah laga yang sangat dinantikan. Sementara itu, Turki kembali ke rumah dengan kenangan manis dari kemenangan melawan salah satu tim kuat dunia.











