29 Juni 2026

Apple Naikkan Harga Mac dan iPad Akibat Krisis Chip Global

Penulis

Igone Shayleigh Igone

Apple Naikkan Harga Mac dan iPad Akibat Krisis Chip Global
Apple Naikkan Harga Mac dan iPad Akibat Krisis Chip Global

Hesti.id – 29 Juni 2026 | Apple menaikkan harga Mac dan iPad karena krisis chip yang menguras kantong pelanggan. Pihak perusahaan mengungkapkan bahwa mereka tidak lagi dapat menyerap biaya tambahan dari kenaikan harga komponen yang semakin melambung. Kenaikan harga ini mencerminkan tantangan yang dihadapi Apple dalam menghadapi kekurangan chip yang kini semakin parah.

Dalam perdagangan saham, harga saham Apple mengalami penurunan lebih dari 6 persen kemarin dan meskipun ada sedikit perbaikan pada perdagangan pra-pasar hari ini, harga saham perusahaan telah mengalami penurunan lebih dari 10 persen dalam sebulan terakhir.

Seorang juru bicara Apple menjelaskan bahwa permintaan yang melonjak untuk memori dan penyimpanan, terutama akibat ekspansi pusat data AI, telah menciptakan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. “Kami belum pernah melihat kenaikan harga komponen sebesar dan secepat ini,” ujarnya.

Dalam pernyataan terbaru, Apple mengonfirmasi bahwa mereka tidak dapat lagi melindungi pelanggan dari kenaikan biaya komponen yang drastis. Ini adalah pertama kalinya perusahaan melakukan penyesuaian harga di beberapa kategori produk sekaligus, termasuk iPad yang kini akan dikenakan biaya tambahan sebesar €100, sehingga harga baru untuk pelanggan di Uni Eropa menjadi €529. Selain itu, iPad mini mengalami kenaikan harga sebesar €120 menjadi €719.

Produk MacBook Neo yang baru diluncurkan pada bulan Maret juga tidak luput dari kenaikan harga, dengan tambahan biaya sebesar €140, menjadikan total harga untuk pelanggan di UE menjadi €839. CEO Apple, Tim Cook, menyampaikan kepada investor bahwa kekurangan komponen yang disebabkan oleh permintaan AI akan membatasi pasokan untuk berbagai produk Mac, termasuk Mac Mini, Mac Studio, dan MacBook Neo. “Secara realistis, pada Mac Mini dan Mac Studio, saya yakin dibutuhkan waktu beberapa bulan untuk mencapai keseimbangan pasokan-permintaan,” jelasnya.

Sementara itu, Chief Financial Officer Kevan Parekh juga menyebutkan bahwa iPhone menghadapi kendala pasokan pada kuartal Maret, dan menurut analisis Bloomberg Intelligence, kemungkinan harga iPhone juga akan mengalami kenaikan di masa mendatang, terutama pada model Pro.

Apple bukanlah satu-satunya perusahaan yang merasakan dampak dari krisis chip ini. Menurut Counterpoint Research, pengapalan ponsel pintar global diperkirakan akan menurun hampir 14 persen pada tahun 2026, dan dampak ini akan lebih terasa pada ponsel pintar kelas entry-level dan menengah. Selain itu, harga ponsel pintar diperkirakan akan melonjak hingga 13 persen tahun ini.

Di sisi lain, kenaikan harga produk baru ini membuka peluang bagi penjual barang bekas dan rekondisi untuk menawarkan alternatif yang lebih terjangkau dan ramah lingkungan, seperti yang diungkapkan oleh salah satu pendiri platform Refurbed, Kilian Kaminski.

Dengan situasi yang semakin tidak menentu, para konsumen diharapkan untuk lebih bijak dalam memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka. Apple menaikkan harga Mac dan iPad karena krisis chip yang menguras kantong menandakan tantangan besar di industri teknologi yang harus dihadapi oleh semua pihak.

Related Post

Tinggalkan komentar