27/06/2026

Proyeksi IHSG Hari Ini: Antara Level 5.850 dan 6.100

Penulis

Nakasaputra Jeramy

Proyeksi IHSG Hari Ini: Antara Level 5.850 dan 6.100
Proyeksi IHSG Hari Ini: Antara Level 5.850 dan 6.100

Hesti.id – 27 Juni 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi bergerak pada level 5.850-6.100 hari ini, 26 Juni 2026. Setelah mengalami penurunan cukup signifikan pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 1,72 persen di level 5.896. Penurunan ini disebabkan oleh gejolak di pasar saham global, khususnya di sektor teknologi yang mengalami tekanan akibat kekhawatiran akan kenaikan biaya komponen dan investasi dalam infrastruktur kecerdasan buatan.

Sentimen negatif ini diperparah dengan kenaikan suku bunga penjaminan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan wacana pemangkasan anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis oleh pemerintah. Secara umum, pelaku pasar merasa cemas terhadap dampak inflasi dan stabilitas ekonomi global yang dapat mempengaruhi kinerja pasar domestik.

Menurut analisis dari Phintraco Sekuritas, IHSG berpotensi bergerak sideways pada kisaran 5.850-6.100. Mereka mencatat bahwa meski ada penurunan, ada juga faktor positif yang bisa mendorong pemulihan, seperti penguatan harga minyak dunia yang diperkirakan dapat meredakan tekanan inflasi.

Di sisi lain, penguatan IHSG sebelumnya juga didorong oleh volume transaksi yang cukup baik dan penarikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dari bank BUMN yang dapat mendukung likuiditas pasar. Jika IHSG dapat menembus level 6.053, ada kemungkinan untuk menguji level 6.120 kembali.

Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati hari ini antara lain PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Analis juga menyarankan agar investor memperhatikan pergerakan di sektor kesehatan, keuangan, dan industri yang tetap menunjukkan potensi penguatan.

Dalam perdagangan hari ini, IHSG akan menjadi fokus perhatian, terutama bagi investor yang mencari peluang di tengah ketidakpastian. Secara teknis, jika IHSG bergerak di bawah level 5.847, maka akan berisiko mengalami koreksi lebih lanjut, sedangkan pergerakan di atas level tersebut dapat membuka peluang untuk kenaikan.

Dengan kondisi pasar yang dinamis, investor disarankan untuk tetap cermat dan mempertimbangkan analisis serta perkembangan terbaru yang dapat mempengaruhi pergerakan IHSG. Masyarakat juga disarankan untuk tidak berinvestasi secara impulsif, tetapi lebih kepada analisis yang mendalam.

Related Post

Tinggalkan komentar