Hesti.id – 27 Juni 2026 | Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan pandangannya mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan ide besar dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam pernyataannya, Luhut menekankan bahwa rencana pelaksanaan program tersebut belum disiapkan dengan matang, menyebabkan berbagai kendala di lapangan. “Masalah kita adalah ide-ide besar presiden tidak kita siapkan perencanaannya yang matang,” ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun anggaran untuk program MBG telah dicairkan, pelaksanaannya di lapangan, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), masih jauh dari harapan.
Luhut mengakui bahwa kekurangan dalam pelaksanaan MBG bukan hanya kesalahan pelaksana di lapangan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dari semua pihak yang terlibat. “Itu salah kita semua,” tegasnya. Ia menilai bahwa banyak masalah yang dihadapi dalam pelaksanaan program ini sebenarnya dapat diminimalkan jika perencanaan dilakukan lebih baik sejak awal. “Kita habis waktu bertengkar sesama kita, sebenarnya tidak perlu terjadi kalau dari awal perencanaannya, studinya dilakukan dengan proper,” tambah Luhut.
Dalam pertemuan dengan tim Badan Gizi Nasional (BGN), Luhut menyampaikan berbagai masukan dan evaluasi terkait pelaksanaan MBG. Ia percaya bahwa dengan melakukan penyempurnaan, program ini akan menunjukkan hasil yang lebih baik dalam setahun ke depan. “Berdasarkan evaluasi, saya kira program ini sudah bagus, tinggal kita poles di sana-sini,” jelasnya.
Baca juga:
Lebih lanjut, Luhut menekankan pentingnya perencanaan komprehensif agar ide-ide besar Presiden Prabowo dapat terlaksana secara efektif. Ia mengingatkan bahwa Indonesia memiliki waktu terbatas untuk memanfaatkan bonus demografi yang diperkirakan berakhir pada tahun 2038 hingga 2040. Jika tidak dimanfaatkan dengan baik, Indonesia berisiko terjebak dalam jebakan negara berpendapatan menengah.
Dengan demikian, Luhut menyerukan agar semua pihak bekerja sama untuk memperbaiki pelaksanaan MBG. Ia berharap bahwa dengan langkah-langkah perbaikan yang dilakukan, program ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya di daerah 3T yang selama ini menjadi fokus pemerintah. Luhut percaya bahwa evaluasi berkelanjutan akan membantu menemukan solusi terbaik tanpa saling menyalahkan.
Secara keseluruhan, perhatian Luhut terhadap pelaksanaan MBG menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa program-program strategis dapat berjalan dengan baik. Dengan pendekatan yang tepat dan perencanaan yang matang, diharapkan program ini mampu mencapai tujuannya dalam meningkatkan gizi masyarakat Indonesia.
![[Full] Ketua DEN Luhut Soroti MBG: Rencana Pelaksanaan Perlu Diperbaiki](https://hesti.id/wp-content/uploads/2026/06/full-ketua-den-luhut-soroti-mbg-rencana-pelaksanaan-perlu-diperbaiki.webp)










