Hesti.id – 26 Juni 2026 | Telkom University Gelar Pelatihan Branding Cerdas untuk Perkuat Identitas Merek UMKM Bandung. Kegiatan ini diadakan oleh tim dosen dan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Telkom University pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Rumah BUMN Bandung, Jalan Jurang No. 50, Pasteur, Kota Bandung.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam membangun identitas merek yang kuat dan konsisten. Di era digital saat ini, memiliki identitas merek yang jelas sangatlah penting untuk bersaing di pasar.
Fikri Mohamad Rizaldi, B.B.A., M.A.B., dosen Program Studi S1 Administrasi Bisnis, menjadi narasumber utama dalam pelatihan tersebut. Ia menjelaskan betapa pentingnya branding sebagai strategi bisnis. Dalam pemaparannya, Fikri menekankan bahwa banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, tetapi belum mampu membangun identitas merek yang jelas.
Baca juga:
“UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang baik. Mereka juga perlu mampu menjelaskan siapa mereka, apa nilai utama produknya, siapa target pasarnya, dan mengapa konsumen perlu memilih produk tersebut. Di sinilah branding menjadi sangat penting,” ungkapnya.
Fikri menambahkan bahwa branding bukan hanya sekadar logo atau kemasan, tetapi lebih pada membangun persepsi, karakter usaha, dan kepercayaan konsumen. Pendekatan entrepreneurial branding pun sangat penting agar identitas merek dibangun melalui nilai, cerita, dan karakter pelaku usaha.
Selama sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi mengenai perumusan nilai merek, identifikasi target pasar, penyusunan positioning produk, penguatan storytelling, pengembangan identitas visual dasar, serta pembuatan konten promosi digital. Mereka juga didampingi dalam menyusun profil branding sebagai panduan untuk membangun komunikasi merek yang lebih konsisten.
Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat dalam praktik penyusunan pesan merek, menentukan keunikan usaha, memilih warna identitas merek, membuat tagline, serta menyusun konsep promosi yang sesuai dengan karakter produk masing-masing. Hal ini diharapkan dapat membuat mereka lebih siap menghadapi persaingan.
Rumah BUMN Bandung selaku mitra kegiatan juga berperan aktif dalam memfasilitasi pelaksanaan pelatihan dan mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pendampingan usaha. Fikri menjelaskan bahwa branding adalah investasi jangka panjang bagi UMKM. Dengan identitas merek yang kuat, pelaku usaha akan memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pasar, dan membangun loyalitas konsumen.
Selain itu, peserta didorong untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat tidak hanya untuk berjualan, tetapi juga untuk membangun citra merek, menyampaikan cerita produk, dan memperkuat hubungan dengan pelanggan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta mampu menghasilkan profil identitas merek yang sederhana, memahami positioning produk, menyusun narasi usaha yang lebih menarik, serta memproduksi konten promosi digital secara lebih konsisten. Sebagai hasil dari kegiatan, tim pengabdian juga menyusun modul Branding Cerdas untuk UMKM yang dapat digunakan peserta sebagai panduan praktis setelah pelatihan selesai.
Program ini merupakan bagian dari implementasi pengabdian Telkom University dalam mendukung pemberdayaan UMKM serta memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis inovasi dan transformasi digital. Kegiatan ini juga sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam aspek industri, inovasi, infrastruktur, serta kemitraan untuk mencapai tujuan.











