26/06/2026

Kolaborasi BSSN dan KemenPAN RB untuk Tingkatkan Keamanan Siber Pemerintah

Penulis

Aloisa Aloisa

Kolaborasi BSSN dan KemenPAN RB untuk Tingkatkan Keamanan Siber Pemerintah
Kolaborasi BSSN dan KemenPAN RB untuk Tingkatkan Keamanan Siber Pemerintah

Hesti.id – 26 Juni 2026 | Dalam upaya memperkuat keamanan siber pemerintah, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) telah menjalin sinergi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). Sinergi BSSN dan KemenPAN RB Perkuat Keamanan Siber Pemerintah Lewat Audit TIK Internal ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas sistem keamanan siber di lingkungan pemerintahan.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keamanan informasi dan meningkatkan efektivitas pengawasan internal di instansi pemerintah. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan audit keamanan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang lebih terukur, efektif, dan selaras dengan kebijakan nasional di bidang keamanan siber dan persandian.

Forum kolaborasi tersebut diadakan dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Kantor BSSN di Sawangan, Depok, pada tanggal 25 Juni. Acara ini dihadiri oleh Inspektur BSSN, Sri Sutanto, beserta jajaran Inspektorat, serta sejumlah perwakilan direktorat di lingkungan BSSN. Dari pihak KemenPAN RB, rombongan dipimpin oleh Inspektur Dadan Kusnindar yang turut serta dalam diskusi untuk menyusun dan mengimplementasikan proses audit keamanan TIK internal.

Dalam sambutannya, Sri Sutanto menekankan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk menguatkan sistem keamanan siber nasional. Dia menegaskan bahwa keamanan siber bukan hanya menjadi tanggung jawab BSSN saja, melainkan memerlukan pembagian peran yang jelas antara penyelenggara sistem elektronik dan BSSN sebagai pembina sektor keamanan siber dan sandi. “Keamanan siber dan sandi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan. Diperlukan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antara pemilik sistem elektronik dan BSSN sebagai penyusun, pelaksana, dan monitoring kebijakan di bidang keamanan siber dan sandi nasional,” paparnya.

Selama forum ini, para peserta juga berbagi pengalaman terkait implementasi audit keamanan TIK, serta mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan audit tersebut. Beberapa isu yang dibahas meliputi penyelarasan proses audit dengan regulasi yang berlaku dan penguatan fungsi pengawasan internal untuk meningkatkan ketahanan siber organisasi.

Melalui sinergi ini, BSSN dan KemenPAN RB berharap dapat memperkuat koordinasi dan menghasilkan rekomendasi strategis yang akan meningkatkan kualitas tata kelola keamanan TIK di lingkungan pemerintahan. Kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen kedua institusi dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih aman, andal, dan tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman siber yang terus berkembang.

Dengan langkah ini, diharapkan setiap instansi pemerintah dapat lebih siap dan responsif terhadap ancaman yang mungkin terjadi di dunia siber. Keamanan siber yang kuat bukan hanya melindungi data dan informasi, tetapi juga menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, sinergi BSSN dan KemenPAN RB Perkuat Keamanan Siber Pemerintah Lewat Audit TIK Internal diharapkan dapat menjadi model bagi kolaborasi antara lembaga pemerintah dalam upaya menjaga keamanan nasional.

Related Post

Tinggalkan komentar