Hesti.id – 26 Juni 2026 | Pada hari ini, Jumat, 26 Juni 2026, harga beli emas Antam tercatat tidak mengalami perubahan, tetap di angka Rp2.655.000 per gram. Namun, kabar baik datang dari harga buyback yang mengalami kenaikan sebesar Rp20.000, menjadi Rp2.340.000 per gram. Pergerakan harga ini terjadi sebagai respons terhadap kenaikan harga emas di pasar global.
Harga emas internasional ditutup dengan kenaikan pada hari Kamis. Emas spot berakhir naik 0,65% di level $4.026,56 per ons, sementara harga emas berjangka untuk kontrak Agustus 2026 juga mengalami peningkatan hingga 0,97%, ditutup pada $4.047,6 per ons. Kenaikan harga ini sebagian besar didorong oleh pelemahan nilai dolar AS yang menguntungkan bagi logam mulia.
Di saat yang bersamaan, imbal hasil obligasi global yang lebih rendah turut memberikan sentimen positif terhadap harga emas. Meskipun demikian, kenaikan pasar saham yang terjadi pada hari yang sama berpotensi mengurangi permintaan untuk emas sebagai aset safe-haven.
Baca juga:
Pasar emas terlihat sedikit pulih setelah data inflasi PCE (Personal Consumption Expenditures) dari AS yang terbaru menunjukkan hasil yang sesuai dengan ekspektasi, sehingga meredakan kekhawatiran mengenai kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) dalam waktu dekat. Hal ini berpengaruh pada penurunan nilai dolar serta imbal hasil obligasi pemerintah.
Namun, menurut analisis pasar, terdapat kemungkinan sebesar 80% bahwa Fed akan menaikkan suku bunga pada bulan Desember mendatang setelah jeda hawkish yang terjadi minggu lalu. Sementara itu, probabilitas untuk kenaikan suku bunga pada bulan September diperkirakan berada di sekitar 63%. Pada malam hari ini, pasar juga menantikan rilis data dari Michigan Consumer Sentiment Final untuk bulan Juni yang diperkirakan akan menunjukkan peningkatan.
Di sisi lain, akan ada pernyataan dari pejabat Fed, termasuk Williams dan Kashkari, yang mungkin memberikan arahan lebih lanjut mengenai kebijakan moneter mendatang. Menghadapi semua faktor ini, analyst dari Vibiz Research Center memperkirakan bahwa harga emas dapat mengalami penurunan pada perdagangan selanjutnya, terpengaruh oleh sentimen ekspektasi kenaikan suku bunga Fed yang lebih dominan dibandingkan data inflasi PCE yang moderat.
Untuk harga emas spot, diperkirakan akan bergerak dalam kisaran support antara $3.979 hingga $3.932. Jika terjadi kenaikan, emas diprediksi akan bergerak dalam kisaran resistance antara $4.059 hingga $4.092. Sementara itu, untuk harga emas berjangka AS, diperkirakan akan bergerak dalam kisaran support antara $3.996 dan $3.944, dan jika naik, harga akan bergerak dalam kisaran resistance antara $4.080 hingga $4.112.











