30 Juni 2026

Tsuga, Perusahaan AI Paris, Raih $35 Juta dari Pendanaan Seri A

Penulis

Aloisa Aloisa

Tsuga, Perusahaan AI Paris, Raih $35 Juta dari Pendanaan Seri A
Tsuga, Perusahaan AI Paris, Raih $35 Juta dari Pendanaan Seri A

Hesti.id – 30 Juni 2026 | Perusahaan AI yang berbasis di Paris, Tsuga, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka berhasil mengumpulkan $35 juta dalam pendanaan Seri A. Penggalangan dana ini dipimpin oleh Singular, salah satu investor lama mereka, dan juga melibatkan partisipasi dari General Catalyst, Picus, Databricks Ventures, serta investor baru seperti DST Global Partners dan Quantumlight. Pendanaan ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan dan peluncuran agen AI di platform yang mereka tawarkan.

Didirikan pada tahun 2024, Tsuga berfokus pada solusi observasi yang berbasis pada model ‘bawa cloud Anda sendiri’. Dengan pendekatan ini, tim teknik di berbagai organisasi dapat memiliki kontrol yang lebih besar terhadap biaya, skalabilitas, dan kedaulatan data. Dalam pernyataan resminya, Tsuga menegaskan bahwa dana yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan gerakan go-to-market (GTM) mereka dan mempercepat pengenalan produk baru.

Gabriel-James Safar, CEO dan salah satu pendiri Tsuga, menjelaskan bahwa banyak perusahaan saat ini masih menggunakan model lama yang tidak efektif. “Para petahana membangun bisnis yang baik dengan model yang tidak lagi berfungsi. Mengirim telemetri Anda ke cloud vendor menjadi masuk akal ketika volume data dapat dikelola dan AI tidak menulis dan menerapkan kode Anda,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa situasi sudah berubah dan pelanggan kini mengeluarkan lebih banyak biaya untuk kemampuan observasi dibandingkan dua tahun lalu, tetapi dengan hasil yang kurang memuaskan.

Tsuga sendiri memiliki klien dari berbagai sektor, termasuk perusahaan-perusahaan ternama seperti Le Monde, Camunda, Buk, dan Black Forest Lab. Dengan dukungan pendanaan ini, mereka berencana untuk memperluas jangkauan dan memberikan solusi yang lebih baik untuk kebutuhan observasi data di era digital saat ini.

Selain itu, menurut laporan terbaru dari ‘Indeks Ekosistem Teknologi Global’ untuk tahun 2026, Paris masuk dalam daftar 20 ekosistem teknologi terpadat di dunia. Studi ini melibatkan analisis terhadap 325 kota di 77 negara, mengukur skala, kinerja per kapita, dan pertumbuhan. Paris menempati posisi kedelapan, menandakan kekuatan dan potensi yang besar dalam dunia teknologi, bersaing dengan kota-kota besar lainnya seperti London, Tallinn, dan Munich.

Dengan penggalangan dana sebesar $35 juta, perusahaan AI yang berbasis di Paris, Tsuga, menunjukkan ambisi besar untuk merevolusi cara organisasi mengelola data dan AI. Mereka berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap inovasi dan efisiensi dalam industri ini, menjawab tantangan yang dihadapi oleh banyak perusahaan saat ini.

Related Post

Tinggalkan komentar