Hesti.id – 20 Juni 2026 | Tom Lembong sudah perkirakan MSCI tak turunkan status pasar saham Indonesia dari emerging market ke frontier market. Menurut Tom, panggilan akrabnya, pertimbangan geopolitik dan besarnya posisi Indonesia di perekonomian global menjadi faktor yang membuat langkah tersebut sulit dilakukan.
Tom Lembong sudah perkirakan MSCI tak turunkan status pasar saham Indonesia karena Indonesia memiliki posisi yang terlalu besar untuk diabaikan. Sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia, penurunan status Indonesia dinilai akan menjadi peristiwa yang sangat signifikan bagi pasar keuangan global.
Tom Lembong sudah perkirakan MSCI tak turunkan status pasar saham Indonesia juga karena MSCI enggan dianggap sebagai pihak yang memicu gejolak pasar apabila penurunan status tersebut benar-benar dilakukan. Menurut dia, dampaknya dapat berupa arus keluar modal dalam jumlah besar karena banyak pengelola investasi global mengacu pada indeks yang disusun oleh lembaga penyedia indeks seperti MSCI.
Baca juga:
Sementara itu, Bursa Efek Indonesia (BEI) akan melakukan reformasi pada pasar saham Indonesia, termasuk memperkuat upaya pencegahan praktik manipulasi perdagangan saham atau yang kerap disebut saham gorengan. Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, menyebut penguatan pengawasan akan dilakukan melalui perbaikan infrastruktur perdagangan, peninjauan kembali regulasi, hingga pengetatan sistem monitoring transaksi di pasar.
Tom Lembong sudah perkirakan MSCI tak turunkan status pasar saham Indonesia karena perusahaan penyedia indeks memiliki pengaruh besar terhadap aliran investasi global. Menurut dia, banyak manajer investasi tidak dapat menyimpang terlalu jauh dari indeks acuan yang mereka gunakan.
Tom Lembong sudah perkirakan MSCI tak turunkan status pasar saham Indonesia, dan ini merupakan kabar baik bagi para investor dan pelaku pasar saham Indonesia. Dengan demikian, Indonesia masih dapat mempertahankan statusnya sebagai emerging market dan terus menarik investasi asing.
Kesimpulan, Tom Lembong sudah perkirakan MSCI tak turunkan status pasar saham Indonesia karena faktor geopolitik dan besarnya posisi Indonesia di perekonomian global. Ini merupakan kabar baik bagi para investor dan pelaku pasar saham Indonesia, dan Indonesia masih dapat mempertahankan statusnya sebagai emerging market.











