9 Juli 2026

Perjuangan Devi, Petani Muda Raih Ijazah Paket C di Belitung Timur

Penulis

Aloisa Aloisa

Perjuangan Devi, Petani Muda Raih Ijazah Paket C di Belitung Timur
Perjuangan Devi, Petani Muda Raih Ijazah Paket C di Belitung Timur

Hesti.id – 09 Juli 2026 | Di tengah hamparan sawah Desa Aik Kelik, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur, terdapat kisah inspiratif dari Devi Khusnul Khotimah, seorang petani muda yang berhasil meraih ijazah Paket C di usia 20 tahun. Kisah Devi, petani muda di Belitung Timur raih ijazah paket C setelah putus sekolah sejak kelas 3 SD [titlebase], mengisahkan perjalanan hidupnya yang penuh perjuangan.

Sejak kecil, Devi terpaksa putus sekolah di bangku kelas 3 Sekolah Dasar (SD) untuk membantu orang tua bertani. Keluarganya, yang merupakan pendatang dari Magelang, Jawa Tengah, merantau ke Pulau Belitung demi mencari kehidupan yang lebih baik. Namun, kondisi ekonomi yang sulit memaksa Devi untuk memilih ladang pertanian daripada melanjutkan pendidikan.

“Kemarin sempat masuk sekolah dasar, tapi memang enggak tamat. Cuma bisa sampai kelas 3 SD saja karena bapak ada kerjaan di luar,” ungkap Devi. Meski demikian, tekadnya untuk belajar tidak pernah padam. Setelah beberapa tahun bekerja di sawah, Devi memutuskan untuk kembali menempuh pendidikan melalui program kesetaraan di PKBM Seroja.

Program kesetaraan tersebut memberikan kesempatan bagi Devi untuk belajar dan mendapatkan ijazah setara pendidikan menengah. Dengan semangat yang tinggi, ia menjalani proses belajar sambil tetap mengurus lahan pertanian. “Saya ingin menunjukkan bahwa meskipun terhalang ekonomi, pendidikan tetap penting dan bisa diraih,” tegasnya.

Setelah melalui usaha yang keras, Devi akhirnya menerima ijazah Paket C di Dinas Pendidikan Belitung Timur. Momen tersebut menjadi titik balik dalam hidupnya, di mana ia bukan hanya berhasil menyelesaikan pendidikan, tetapi juga menginspirasi banyak orang di sekitarnya. Teman-teman Devi sering memanggilnya ‘CEO’, sebuah julukan yang mencerminkan kemandiriannya dalam mengelola sawah dan kehidupannya.

Devi berharap, kisahnya bisa mendorong generasi muda lainnya untuk tidak menyerah pada impian mereka meskipun menghadapi berbagai rintangan. “Saya ingin semua orang tahu bahwa pendidikan adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya penuh semangat.

Dengan ijazah yang kini di tangan, Devi berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, berharap bisa berkontribusi lebih dalam masyarakat. Kisah Devi, petani muda di Belitung Timur raih ijazah paket C setelah putus sekolah sejak kelas 3 SD [titlebase], adalah bukti bahwa dengan kerja keras dan tekad, semua impian bisa tercapai.

Related Post

Tinggalkan komentar