Hesti.id – 01 Juli 2026 | Bogor, JurnalPost.com – Raja Bacot Cerita Perjalanan Hidup dari Ojol hingga Sukses Jadi Konten Kreator. Kisah inspiratif ini datang dari Samsul Ma’rif, seorang kreator konten yang kini dikenal luas di media sosial. Sebelum mencapai kesuksesan yang diraihnya saat ini, Samsul menjalani berbagai tantangan, termasuk bekerja sebagai pengemudi ojek online selama hampir tujuh tahun.
Kelahiran Bogor pada 17 Januari 1994, Samsul merupakan lulusan Sarjana Ekonomi. Meskipun memiliki latar belakang pendidikan yang baik, ia memilih untuk menjadi pengemudi ojek online guna memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Namun, situasi keuangannya semakin sulit ketika pandemi COVID-19 melanda.
“Pandemi menjadi titik terberat dalam hidup saya. Pendapatan turun drastis, sementara saya masih memiliki utang sekitar Rp50 juta. Saat itu saya benar-benar berpikir bagaimana caranya bisa bangkit,” ujar Samsul mengenang masa-masa sulitnya.
Baca juga:
Situasi yang menantang ini menjadi titik balik dalam hidupnya. Ia mulai serius membuat konten di media sosial, dengan fokus pada tema sepak bola dan live streaming game eFootball. “Keputusan untuk menjadi kreator konten bukanlah sesuatu yang saya rencanakan. Saya hanya mencoba memanfaatkan peluang yang ada,” tambahnya.
Dengan nama panggung Raja Bacot, Samsul mulai mengunggah konten di TikTok dan YouTube. Meskipun awalnya tidak banyak penonton, ia tetap percaya bahwa konsistensi akan membuahkan hasil. “Saya memulai dari nol. Yang penting adalah tidak mudah menyerah,” tegasnya.
Seiring waktu, konten yang dihasilkannya mulai dikenal luas, dan jumlah pengikutnya di media sosial pun terus meningkat. Kini, akun Raja Bacot memiliki lebih dari 600 ribu pengikut di TikTok dan lebih dari 100 ribu subscriber di YouTube. Konten-kontennya yang berfokus pada sepak bola dan streaming eFootball terus berkembang dan menarik perhatian banyak orang.
Perjuangannya sebagai kreator konten pun membuahkan hasil. Dari penghasilan yang didapat, Samsul berhasil melunasi seluruh utangnya, membangun rumah, dan bahkan mengajak ibunya untuk berangkat umrah. “Alhamdulillah, dari hasil menjadi kreator konten saya bisa melunasi utang, membangun rumah, bahkan mengajak ibu berangkat umrah. Itu menjadi pencapaian yang paling saya syukuri,” ungkapnya dengan penuh rasa syukur.
Selain aktif di media sosial, Samsul juga bergabung dengan Komunitas Stand Up Indo Kota Bogor. Bergabung dalam komunitas tersebut membantunya mengasah kemampuan berbicara di depan publik dan membangun interaksi yang lebih baik dengan audiensnya.
Samsul berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi anak muda yang sedang mengalami kesulitan. “Saya ingin membuktikan bahwa siapa pun bisa mengubah hidupnya. Tidak masalah memulai dari bawah, yang terpenting adalah bekerja keras, terus belajar, dan konsisten dengan apa yang dikerjakan,” tutupnya.











