Hesti.id – 03 Juli 2026 | Samsung Galaxy A18 5G Gunakan Snapdragon Ini Bedanya dengan Versi 4G. Samsung kini menerapkan strategi baru dalam lini smartphone entry-level mereka, Galaxy A18 Series. Berita terbaru mengindikasikan bahwa varian 5G dari Galaxy A18 akan beralih dari chipset Exynos ke Qualcomm Snapdragon, sementara versi 4G akan tetap menggunakan chipset MediaTek.
Pindahnya Samsung ke Snapdragon di Galaxy A18 5G menunjukkan upaya mereka untuk meningkatkan daya saing di segmen smartphone terjangkau, yang saat ini dikuasai oleh berbagai merek asal China dengan penawaran spesifikasi yang sangat menarik. Perubahan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan performa, tetapi juga untuk efisiensi biaya produksi.
Penggantian chipset ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Snapdragon dikenal akan efisiensi daya dan stabilitas performa yang baik, serta dukungan untuk konektivitas 5G yang lebih baik. Di sisi lain, Galaxy A18 4G tetap setia dengan chipset MediaTek, melanjutkan strategi yang sama yang diterapkan pada pendahulunya, Galaxy A16 dan A17.
Baca juga:
Produksi Samsung Galaxy A18 diperkirakan akan dimulai pada Agustus 2026. Model 4G dengan nomor model SM-A185F diharapkan akan mulai diproduksi massal dengan target awal sekitar 100 ribu unit per bulan, yang akan ditingkatkan sesuai dengan permintaan pasar. Sementara itu, model 5G diharapkan akan menyusul beberapa bulan setelahnya.
Sementara spesifikasi resmi untuk Galaxy A18 Series belum diungkap, jika mengacu pada generasi sebelumnya, perangkat ini mungkin tetap mengusung fitur-fitur unggulan yang menjadi ciri khas seri Galaxy A. Model sebelumnya dilengkapi dengan layar Super AMOLED 6,7 inci beresolusi tinggi, refresh rate 90Hz, kamera utama 50MP, dan baterai 5000mAh dengan dukungan pengisian cepat 25W. Selain itu, sertifikasi IP54 memberikan perlindungan terhadap debu dan percikan air.
Salah satu keunggulan dari smartphone Samsung di kelas entry-level adalah komitmen mereka terhadap pembaruan perangkat lunak. Samsung dikenal memberikan hingga enam tahun pembaruan sistem operasi dan patch keamanan, menjadikannya pilihan yang menarik bagi pengguna yang menginginkan perangkat yang tahan lama.
Galaxy A18 4G diharapkan akan menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9 saat peluncuran. Kombinasi ini diharapkan dapat memberikan pengalaman pengguna yang lebih modern, serta fitur-fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin menjadi fokus dari Samsung.
Rumor juga menyebutkan bahwa Samsung akan melakukan penyegaran desain bodi untuk menjadikan Galaxy A18 lebih menarik. Namun, semua informasi ini masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak Samsung.
Dengan semakin ketatnya persaingan di pasar smartphone entry-level, terutama dari produsen China yang menawarkan spesifikasi tinggi dengan harga yang bersaing, langkah Samsung untuk menggabungkan chipset MediaTek untuk varian 4G dan Qualcomm Snapdragon untuk model 5G menunjukkan pendekatan yang lebih realistis. Mereka berupaya menciptakan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan biaya produksi.
Menjelang peluncuran resminya, informasi mengenai spesifikasi layar, kemampuan kamera, serta harga dari Samsung Galaxy A18 Series diharapkan akan semakin terungkap. Ini merupakan langkah besar bagi Samsung untuk kembali bersaing di pasar smartphone terjangkau.











