Hesti.id – 30 Juni 2026 | Pemerintah Amerika Serikat telah mengambil langkah signifikan dengan AS melonggarkan larangan Anthropic Mythos untuk organisasi tertentu. Keputusan ini memungkinkan Anthropic untuk kembali merilis model kecerdasan buatan (AI) yang berfokus pada keamanan siber, Mythos 5, kepada lebih dari seratus institusi yang telah dipilih, termasuk lembaga pemerintah. Ini merupakan perkembangan penting dalam kerjasama antara perusahaan teknologi dan pemerintah terkait pengelolaan risiko terkait AI.
Dalam surat resmi yang dikirim kepada Anthropic pada 26 Juni, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick menyatakan bahwa perusahaan tersebut telah memenuhi “perlindungan yang sesuai” untuk memberikan akses kembali kepada mitra-mitra terpercaya mereka. “Anthropic telah bekerja sama dengan pemerintah AS untuk mengatasi risiko yang terkait dengan model yang tercakup,” ungkap Lutnick. “Upaya ini telah menghasilkan kemajuan yang signifikan.”
Sebelumnya, pemerintah AS secara mendadak melarang Anthropic untuk memberikan akses kepada Mythos dan Fable kepada warga negara asing, baik di dalam maupun di luar negeri. Dalam arahan yang dikeluarkan dua minggu lalu, pemerintah menyebutkan kekhawatiran mengenai keamanan nasional tanpa memberikan rincian spesifik. Anthropic menanggapi bahwa larangan tersebut diduga terkait dengan potensi kerentanan pada model Fable 5, meskipun mereka berpendapat bahwa kerentanan tersebut tidak terlalu kompleks dan dapat diidentifikasi oleh model pesaing yang ada di pasaran.
Baca juga:
“Kami telah menerima pemberitahuan dari pemerintah AS bahwa Mythos 5, model keamanan siber terkuat kami, dapat diterapkan kembali untuk kelompok kecil penyedia infrastruktur dan pembela siber,” kata Anthropic dalam pernyataan resmi mereka. “Kami berkomitmen untuk menyediakan kumpulan penyedia yang disetujui dan secepat mungkin memulihkan akses mereka ke Mythos 5.”
Dalam langkah baru ini, lisensi untuk mengekspor Mythos 5 tidak lagi diperlukan untuk institusi yang teridentifikasi, termasuk karyawan mereka yang merupakan warga negara asing, serta karyawan Anthropic yang berkewarganegaraan asing. Namun, masih belum jelas bagaimana Anthropic berhasil memenuhi kekhawatiran keamanan nasional yang menjadi alasan larangan sebelumnya, terkait dengan kemungkinan pembobolan penjara Fable.
Secara keseluruhan, AS melonggarkan larangan Anthropic Mythos untuk organisasi tertentu mencerminkan upaya pemerintah untuk menemukan keseimbangan antara inovasi teknologi dan keamanan nasional. Dengan mengizinkan akses kembali ke model-model AI yang kompleks, pemerintah berharap dapat mendorong kemajuan dalam bidang keamanan siber sambil tetap menjaga kepentingan keamanan nasional. Dengan demikian, harapan untuk dapat memanfaatkan potensi penuh dari teknologi AI semakin mendekati kenyataan.











