Hesti.id – 28 Juni 2026 | Surabaya, JurnalPost.com – Dosen UPN “Veteran” Jawa Timur memperkuat literasi guru SMP se-Surabaya lewat pelatihan penyuntingan sastra. Kegiatan ini dilaksanakan dengan kerja sama Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMP Kota Surabaya. Pelatihan yang berjudul “Strategi Penyuntingan dan Penyempurnaan Naskah Karya Sastra” merupakan kelanjutan dari sesi sebelumnya, yaitu “Karya Sastra dalam Pembelajaran di Era AI”.
Pada pertemuan sebelumnya, para peserta, yang merupakan guru Bahasa Indonesia, telah menghasilkan beberapa karya sastra seperti puisi dan cerpen. Kali ini, mereka diajak untuk memahami bahwa proses kreatif menulis tidak berhenti setelah naskah selesai dibuat. Penyuntingan adalah tahap krusial yang dapat meningkatkan kualitas karya agar lebih menarik dan siap untuk dipublikasikan.
Pemateri dari kegiatan ini, Patricia Elsa, menjelaskan berbagai aspek penting dalam penyuntingan karya sastra. Hal-hal yang dipelajari mencakup ketepatan penggunaan bahasa, konsistensi sudut pandang, penguatan karakter tokoh, efektivitas dialog, hingga keterpaduan alur cerita. “Naskah yang baik lahir dari ide yang kuat, sedangkan naskah berkualitas lahir dari proses penyuntingan yang cermat,” ungkap Patricia saat menyampaikan materi.
Baca juga:
Selama sesi, para guru diajak untuk meninjau kembali naskah puisi dan cerpen yang telah mereka buat sebelumnya. Patricia memberikan contoh penyuntingan secara langsung terhadap beberapa naskah peserta, termasuk perbaikan ejaan, pemilihan diksi, efektivitas kalimat, serta penguatan unsur-unsur yang membangun karya sastra. Praktik langsung ini memberikan gambaran konkret kepada peserta mengenai langkah-langkah menyempurnakan naskah sebelum akhirnya dipublikasikan.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya mendorong guru untuk menghasilkan karya sastra yang kreatif, tetapi juga untuk memiliki keterampilan dalam menyunting dan menyempurnakan naskah secara mandiri. Kemampuan ini sangat penting dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah-sekolah, karena para guru diharapkan bisa menjadi teladan bagi siswa dalam menciptakan karya tulis berkualitas.
Program pendampingan ini dilaksanakan oleh tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Linguistik Indonesia UPN “Veteran” Jawa Timur. Tim tersebut terdiri dari Ilmatus Sa’diyah, Adelia Savitri, Patricia Elsa, dan Amri Muhaimin. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari dua mahasiswa Program Studi Linguistik Indonesia, Muhammad Farhan Rahmadhani dan Zahra Oktaviana Syifa Ramadhan, yang turut membantu pelaksanaan teknis dan mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung.
Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa sangat penting dalam memastikan kegiatan berjalan dengan baik. Sinergi ini tidak hanya mendukung pelaksanaan, tetapi juga proses transfer pengetahuan dan keterampilan dalam bidang penulisan serta penyuntingan karya sastra agar lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui program ini, UPN “Veteran” Jawa Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional guru, khususnya di bidang literasi dan pengembangan karya sastra di era digital. Dengan menggabungkan kreativitas, kemampuan menulis, dan keterampilan penyuntingan, diharapkan para guru semakin siap menghadapi tantangan dalam pembelajaran bahasa dan sastra yang terus berkembang.











