Hesti.id – 29 Juni 2026 | LHOKSEUMAWE – Dalam upaya memastikan kejelasan aset pemerintah, Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Lhokseumawe bersama dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe melakukan peninjauan lapangan terhadap aset milik Kejaksaan Negeri (Kejari) Lhokseumawe. Kegiatan ini melibatkan jajaran instansi terkait dan bertujuan untuk memperoleh gambaran akurat mengenai status serta data yuridis dan fisik dari aset tersebut.
Tim gabungan ini melakukan serangkaian kegiatan yang sangat penting, di antaranya:
- Verifikasi Data: Pencocokan antara dokumen resmi yang dimiliki dengan kondisi riil yang ada di lapangan.
- Pengamanan Aset: Diskusi mengenai pengelolaan dan pengamanan aset negara agar tercatat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
- Sinergi Antarinstansi: Kolaborasi antara Pemko Lhokseumawe, Kejari, dan Kantah untuk menjaga legalitas serta kepastian hukum dari aset yang dimiliki.
Kegiatan ini adalah langkah krusial guna meminimalkan potensi sengketa di masa depan, mencegah penyalahgunaan aset, serta memastikan bahwa semua barang milik negara teradministrasi dengan baik. Komitmen Kantah Lhokseumawe untuk mendukung pengamanan aset pemerintah semakin ditekankan melalui pelayanan pertanahan yang profesional dan akuntabel.
Baca juga:
Dengan peninjauan bersama ini, diharapkan proses sertifikasi, pemetaan, dan penataan aset negara dan daerah dapat berlangsung lebih optimal. Kepastian hukum yang kuat akan melindungi aset pemerintah, serta memaksimalkan penggunaannya untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.
Kantah Lhokseumawe Gandeng Sekda Turun Lapangan Cek Aset Kejaksaan Negeri menjadi salah satu langkah strategis dalam mengelola aset negara. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang baik antara berbagai instansi dalam rangka mencapai tujuan yang sama, yaitu pengelolaan aset yang transparan dan bertanggung jawab.
Keberhasilan peninjauan ini akan diukur dari sejauh mana data fisik dan yuridis yang telah diverifikasi dapat digunakan untuk pengambilan kebijakan yang lebih baik ke depan. Tanpa adanya kejelasan dalam pengelolaan aset, maka potensi masalah di masa depan akan semakin besar.











