19/06/2026

Harga Emas Melonjak, Pasar Pangkas Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Harga Emas Melonjak, Pasar Pangkas Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Melonjak, Pasar Pangkas Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed

Hesti.id – 19 Juni 2026 | Harga emas melonjak, pasar pangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, menjadi topik hangat di pasar keuangan global. Setelah Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuan, harga emas dunia melemah tipis pada Kamis, 18 Juni 2026. Koreksi harga emas terjadi karena sinyal kebijakan hawkish dari bank sentral Amerika Serikat (AS) dan dolar AS yang lebih kuat.

Sementara itu, kesepakatan gencatan senjata AS-Iran yang mengurangi kekhawatiran inflasi dan menurunkan pasar minyak memberikan tekanan ke harga. Mengutip CNBC, harga emas di pasar spot turun 0,6% menjadi US$ 4.232,01 per ounce. Harga emas spot menyentuh level terendah sejak November 2025. Harga emas berjangka AS anjlok 3,1% menjadi US$ 4.245,90.

The Fed mempertahankan suku bunga pada Rabu pekan ini. Namun, sembilan dari 19 pembuat kebijakan melihat perlu kenaikan suku bunga pada akhir tahun. Dolar AS menguat setelah pernyataan kebijakan dan saat ini berada pada level tertinggi dalam satu tahun, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih mahal bagi pembeli luar negeri.

Pasar sekarang memprediksi peluang kenaikan suku bunga AS sebesar 88% pada Desember, menurut CME FedWatch Tool. Hal ini lebih tinggi dari peluang 61% yang terlihat dalam pernyataan kebijakan The Fed. Harga emas melonjak, pasar pangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, karena emas, aset yang tidak memberikan imbal hasil, biasanya kesulitan dalam lingkungan suku bunga tinggi.

Harga emas telah berada di bawah tekanan sejak awal konflik di Timur Tengah, karena kenaikan biaya bahan bakar memicu kekhawatiran inflasi. AS dan Iran merilis teks perjanjian sementara yang ditandatangani presiden untuk mengakhiri perang pada Rabu pekan ini. Presiden AS Donald Trump mengancam akan melanjutkan serangan jika Iran gagal memenuhi komitmen.

Harga emas melonjak, pasar pangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, menjadi perhatian utama investor. Harga minyak mentah Brent merosot ke level terendah sejak 2 Maret. Sedangkan harga minyak mentah WTI berada di level terendah sejak 4 Maret. Harga emas melonjak, pasar pangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, karena investor mulai mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun ini.

Kesimpulan, harga emas melonjak, pasar pangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed, karena sinyal kebijakan hawkish dari The Fed dan dolar AS yang lebih kuat. Investor harus mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga pada tahun ini dan memantau perkembangan harga emas di pasar keuangan global.

Related Post

Tinggalkan komentar