19/06/2026

Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu – Masa Depan Pendidikan di Tangan Kita

Penulis

Qhadapi Ranolph Jehoichin

Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu - Masa Depan Pendidikan di Tangan Kita
Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu - Masa Depan Pendidikan di Tangan Kita

Hesti.id – 17 Juni 2026 | Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu, demikian kata Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam sebuah video yang diunggah di akun media sosialnya. Ia menekankan bahwa Artificial Intelligence (AI) bukan lagi teknologi masa depan, melainkan bagian dari kehidupan hari ini yang harus dikuasai oleh generasi muda Indonesia.

Gibran mengatakan bahwa perkembangan teknologi berlangsung sangat cepat. Jika sebelumnya masyarakat lebih banyak membicarakan literasi baca tulis, kini tantangan yang dihadapi adalah literasi digital dengan AI sebagai salah satu puncak transformasinya. “AI bukan lagi masa depan, AI adalah hari ini. Kita tidak bisa lagi menutup mata atau sekadar menjadi penonton. Kita harus menjadi pemain, kita harus menjadi penguasa teknologi tersebut,” ujar Gibran.

Ia mengajak para pelajar untuk memanfaatkan AI sebagai alat yang membantu proses belajar, bukan sebagai sarana yang membuat mereka menjadi malas berpikir. Sebab, teknologi AI dapat berfungsi layaknya asisten pribadi yang membantu mencari informasi, mempelajari bahasa asing, hingga memahami konsep dan rumus yang rumit dengan cara yang lebih sederhana.

Gibran juga menyoroti semakin banyaknya teknologi AI yang bersifat open source dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat. Kondisi tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi talenta-talenta muda Indonesia untuk berkembang dan berinovasi. “Ini kesempatan emas bagi talenta berbakat Indonesia. Di tangan yang menguasai teknologi, Indonesia Emas 2045 bukan lagi sekadar impian, tetapi sebuah kepastian,” yakin putra sulung Joko Widodo tersebut.

Selain kepada pelajar, Gibran turut memberikan perhatian kepada para guru dan orang tua dalam menghadapi era kecerdasan buatan. Ia memahami masih adanya kekhawatiran terkait perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat, namun dia meminta para pendidik untuk terus meningkatkan kompetensi diri. Gibran percaya, guru yang mampu memanfaatkan AI akan memiliki kemampuan lebih dalam mendukung proses pembelajaran.

“Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu” menjadi pesan yang sangat penting dalam menghadapi tantangan kecerdasan buatan. Dengan memahami dan memanfaatkan AI, kita dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi masa depan yang lebih cerah.

Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu, dan ini menjadi tugas kita semua untuk memastikan bahwa teknologi ini digunakan untuk kebaikan dan kemajuan bangsa. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang lebih maju dan sejahtera.

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa AI merupakan teknologi yang sangat penting dan harus dikuasai oleh generasi muda Indonesia. Gibran: AI adalah hari ini, kita harus menjadi penguasa teknologi itu, dan ini menjadi tantangan bagi kita semua untuk mempersiapkan diri dan memanfaatkan AI untuk kemajuan bangsa.

Related Post

Tinggalkan komentar