Hesti.id – 02 Juli 2026 | Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil meraih gelar terbesar dalam kariernya setelah berduet dadakan dengan Vera Zvonareva di turnamen Bad Homburg Open 2026. Duet dadakan berbuah gelar terbesar, Aldila Sutjiadi gandeng Vera setelah batal dengan Janice Tjen, membawa Aldila meraih trofi WTA 500 pertamanya setelah mengalahkan pasangan unggulan kedua, Ellen Perez dan Demi Schuurs, dengan skor 6-1, 4-6, 10-5.
Awalnya, Aldila dijadwalkan untuk berpasangan dengan Janice Tjen di Eastbourne Open, namun Janice memutuskan untuk fokus pada pertandingan tunggal. Keputusan mendadak ini membuat Aldila harus mencari pasangan lain. Beruntung, Vera Zvonareva juga tidak memiliki pasangan dan keduanya pun sepakat untuk berkompetisi di Bad Homburg, yang menjadi turnamen kedua mereka bersama.
Aldila mengungkapkan, “Memang ya, tadinya aku akan bermain dengan Janice di Eastbourne, tapi mendadak Janice hanya ingin main single, jadi aku sempat nyari pasangan lain. Kebetulan Vera pun belum dapat pasangan. Jadi akhirnya aku set sama Vera dan decide untuk main di Bad Homburg,” ujarnya.
Baca juga:
Ini adalah momen spesial bagi Aldila dan pelatihnya, Christopher Rungkat, yang baru memulai kariernya sebagai pelatih profesional. “Gelar ini sangat-sangat luar biasa berarti bagi saya sendiri sebagai individual, sebagai coach-nya Aldila pasti,” kata Christopher. Dia menilai kemenangan ini sebagai awal yang manis dan sebuah bukti bahwa Aldila telah kembali ke performa terbaiknya.
Selama beberapa bulan terakhir, Aldila sempat mengalami kesulitan, terutama saat menghadapi fase super tie-break di beberapa turnamen sebelumnya. Namun, kemenangan di Bad Homburg dianggap sebagai titik balik yang positif. “Beberapa bulan terakhir kami sebenarnya sudah punya kesempatan untuk menang, tetapi kalah di super tie-break. Sekarang bisa menang dan juara,” ungkapnya.
Aldila, yang kini berusia 31 tahun, sebelumnya telah mengoleksi enam gelar WTA 250 dan lima gelar WTA 125. Gelar di Bad Homburg menjadi trofi WTA 500 pertamanya sekaligus gelar perdana tahun ini. “Aku percaya kalau kerja keras, walaupun hasilnya belum ada, tapi kalau kita latihan terus, kita coba memperbaiki performa sedikit demi sedikit, pasti hasilnya akan terjadi. Puji Tuhan aku bisa mendapatkan gelar tersebut di Bad Homburg ini,” tambah Aldila.
Dengan keberhasilan ini, Aldila diharapkan dapat kembali menembus jajaran peringkat 40 besar dunia, sesuai target pelatihnya. Duet dadakan berbuah gelar terbesar, Aldila Sutjiadi gandeng Vera setelah batal dengan Janice Tjen, bukan hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga sebuah langkah penting dalam karier Aldila yang semakin bersinar di kancah internasional.











