Hesti.id – 01 Juli 2026 | Jakarta, 30 Juni 2026 – BRI Finance Jaga Kualitas Aset Beban Pencadangan Turun 4 01 hingga Mei 2026, meskipun industri pembiayaan nasional menghadapi tantangan yang signifikan. Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa piutang pembiayaan perusahaan multifinance mengalami pertumbuhan positif sebesar 2,08% secara tahunan, mencapai Rp514,65 triliun per April 2026. Namun, ada peningkatan dalam rasio Non-Performing Financing (NPF) gross yang mencapai 2,89%, meningkat dari 2,43% pada periode yang sama tahun lalu.
Dalam konteks ini, PT BRI Multifinance Indonesia, atau dikenal sebagai BRI Finance, berhasil menjaga kualitas portofolio pembiayaannya. Hingga Mei 2026, perusahaan mencatatkan penurunan beban pencadangan sebesar 4,01% secara tahunan, yang menunjukkan bahwa kualitas aset tetap terjaga dengan baik.
Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menjelaskan bahwa penurunan beban pencadangan ini mencerminkan upaya perusahaan dalam menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan monitoring kualitas aset secara berkelanjutan di seluruh lini bisnis. “Kami percaya bahwa dengan manajemen risiko yang baik, kami dapat menjamin kualitas portofolio pembiayaan kami,” ujarnya.
Baca juga:
Sebagai konsekuensi dari kualitas aset yang terjaga, kebutuhan untuk pembentukan pencadangan pun tetap sejalan dengan profil risiko portofolio perusahaan. BRI Finance berkomitmen untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kualitas pembiayaan guna memastikan kinerja perusahaan tetap berkelanjutan. Sampai dengan Mei 2026, BRI Finance mencatatkan pertumbuhan laba yang signifikan sebesar 87,57% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba ini didorong oleh pertumbuhan bisnis yang sehat, efisiensi operasional, serta peningkatan kualitas aset yang terlihat dari penurunan beban pencadangan.
Lebih lanjut, Dhani, manajer senior perusahaan, menekankan pentingnya kualitas pembiayaan yang baik dalam mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan. “BRI Finance akan terus memperkuat pengelolaan risiko dan menjaga kualitas aset sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang sehat,” tambahnya.
Ke depan, BRI Finance optimis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan ini dengan tetap mengedepankan prinsip prudent financing. Perusahaan akan terus memperkuat kualitas portofolio dan menghadirkan solusi pembiayaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan terus beradaptasi terhadap dinamika ekonomi dan perkembangan industri, BRI Finance berharap dapat menjaga kinerja yang sehat dan berkelanjutan.
Secara keseluruhan, BRI Finance telah menunjukkan bahwa dengan kebijakan yang tepat dan fokus pada kualitas aset, perusahaan dapat bertahan dan tumbuh meskipun dalam kondisi pasar yang penuh tantangan. Penurunan beban pencadangan sebesar 4,01% hingga Mei 2026 menjadi bukti nyata dari komitmen perusahaan untuk menjaga kualitas pembiayaan dan mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan.











