Hesti.id – 29 Juni 2026 | Jakarta, JurnalPost.com – Serikat Pekerja PLN DPD Haleyora Powerindo menegaskan penolakan divestasi PT Haleyora Powerindo kepada entitas di luar PLN Group. Penegasan ini disampaikan melalui Surat Pernyataan Sikap dalam audiensi yang diadakan di Hotel Aston Jakarta pada hari Kamis, 25 Juni, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) Tahun Buku 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Serikat Pekerja dalam menjaga keberlangsungan perusahaan di tengah dinamika transformasi yang sedang berlangsung.
Dalam audiensi yang dihadiri oleh jajaran manajemen perusahaan, Ketua Serikat Pekerja, M. Apriyanto, bersama timnya, menyampaikan pentingnya agar PT Haleyora Powerindo tetap menjadi bagian integral dari ekosistem PLN Group. Kehadiran mereka di acara ini tidak hanya sekadar untuk menyampaikan penolakan, tetapi juga untuk memperkuat komunikasi dengan pemegang saham dan manajemen dalam kerangka Program Streamlining BUMN yang sedang berlangsung.
Selama audiensi, Serikat Pekerja menyampaikan surat pernyataan sikap yang menekankan bahwa divestasi ke luar PLN Group dapat mengganggu sinergi yang telah terbangun dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mereka berpendapat bahwa PT Haleyora Powerindo memiliki peran strategis dalam mendukung operasional ketenagalistrikan di lingkungan PLN Group.
Baca juga:
“Haleyora Powerindo sudah menjadi bagian penting dalam mendukung berbagai aktivitas operasional dan pemeliharaan ketenagalistrikan. Sinergi ini perlu terus diperkuat,” ujar M. Apriyanto saat menyerahkan surat pernyataan. Audiensi tersebut dihadiri oleh beberapa pejabat penting, termasuk Ibu Susiana Mutia, Direktur Utama PT PLN Electricity Services, dan jajaran direksi serta komisaris PT Haleyora Powerindo.
Dalam pembicaraan yang berlangsung penuh keterbukaan, Serikat Pekerja menyampaikan pandangan mereka bahwa meskipun transformasi BUMN adalah langkah yang diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan daya saing, keberlangsungan perusahaan dan perlindungan pekerja harus tetap menjadi prioritas. Mereka berharap setiap kebijakan strategis yang diambil mempertimbangkan keseluruhan ekosistem PLN Group.
“Kami percaya bahwa hubungan industrial yang harmonis dapat terbangun melalui dialog yang terbuka dan saling menghormati. Ini adalah salah satu kunci untuk mencari solusi terbaik bagi semua pihak,” tambah M. Apriyanto.
Serikat Pekerja PLN DPD Haleyora Powerindo berkomitmen untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung transformasi perusahaan, menjaga hubungan industrial yang harmonis, serta meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Mereka yakin bahwa melalui kolaborasi dan sinergi, setiap tantangan yang dihadapi perusahaan dapat diatasi dengan baik.
Keberadaan Serikat Pekerja bukanlah sebuah penghalang bagi kebijakan korporasi. Sebaliknya, mereka ingin memberikan kontribusi positif melalui masukan dan pandangan yang dapat dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan. Mereka menegaskan bahwa pekerja adalah aset utama yang peduli akan masa depan perusahaan.
Dengan semangat kolaborasi dan komunikasi yang baik, Serikat Pekerja PLN DPD Haleyora Powerindo optimistis bahwa tantangan yang ada dapat dilalui bersama. Mereka menyadari perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam organisasi, namun komitmen untuk membangun Haleyora Powerindo yang lebih kuat dan berdaya saing tetap menjadi tujuan bersama.











