Hesti.id – 27 Juni 2026 | Dalam upaya untuk selamatkan ekonomi Pancasila selamatkan Indonesia, BPK45 (Badan Ketahanan Kejuangan 45) Jakarta Selatan menyelenggarakan acara TemuJoang45 pada Minggu, 14 Juni 2026. Acara ini digelar di Posko45, Bulungan Raya, Kebayoran Baru, Jakarta, untuk memperingati hari pencanangan Pancasila yang dilakukan oleh Bung Karno pada 1 Juni 1945.
Pandji R. Hadinoto, CEO BPK45, menekankan pentingnya acara ini dalam konteks Visi Pakta Peradaban45. “Perwujudan ketahanan nasional strategik (TanNas Strategik) menjadi fokus utama kami, dan acara ini adalah langkah nyata untuk mendukung pemulihan ekonomi Indonesia,” ujarnya. Dalam kerangka ini, BPK45 juga menyelenggarakan Penyuluhan Kejoangan45 yang berfokus pada bidang Ekonomi Kesejahteraan Rakyat dan kreator pembuatan video spirit Pejoang45 untuk para pelajar yang patriotik.
Pandji juga menyoroti perlunya Topping Up Sadar45, yaitu kesadaran akan semangat ’45 dan Sadar MaPan (Manusia Pancasila) yang harus dihayati oleh seluruh generasi. Dalam situasi ekonomi dan politik global saat ini, penting bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali pada dasar-dasar Pancasila, Proklamasi 17 Agustus 1945, dan Konstitusi UUD 1945.
Baca juga:
Untuk memulihkan ekonomi dan menciptakan kesejahteraan masyarakat, BPK45 menyerukan penegakan Pasal 33 UUD 1945 tentang Landasan Sistem Perekonomian Nasional. Dalam acara TemuJoang45, BPK45 juga merencanakan berbagai program kerja nyata untuk merealisasikan cita-cita ini.
Semangat Pancasila juga digalakkan di beberapa daerah, termasuk Limbangan Garut yang diusulkan menjadi Kota Pancasila. Pancasila memiliki makna yang dalam dalam membentuk jatidiri peradaban masyarakat Nusantara, dengan berbagai versi yang muncul dari sejarah, seperti Pancasila versi Galuh Pakuan dan Pancasila versi Kesultanan Buton.
Yogyakarta, yang pernah menjadi ibukota Republik Indonesia pada masa perang, juga diharapkan dapat menjadi Kota Pancasila. Universitas Gajahmada di Yogyakarta pernah menjadi tempat penyelenggaraan Kongres Pancasila yang penting bagi sejarah bangsa.
Acara TemuJoang45 dihadiri oleh berbagai perwakilan dari BPK45 Jakarta Selatan, termasuk Pandji R. Hadinoto, Novanto Hadinoto, dan Ferel I Hutagalung, serta perwakilan dari GPTP III/Brig 17 TNI Yogyakarta. Acara ini dibuka oleh Pandji R. Hadinoto dan menjadi platform penting untuk menggalang kerja sama dalam memperkuat Masyarakat Pancasila.
Melalui acara ini, BPK45 berharap bisa menggerakkan masyarakat untuk selamatkan ekonomi Pancasila selamatkan Indonesia dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sejalan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Dengan semangat kebangkitan para negarawan45 yang siap memasuki era 2045, diharapkan ekonomi Indonesia dapat pulih dan masyarakat dapat merasakan kesejahteraan.











