Hesti.id – 24 Juni 2026 | Harga Emas Antam 25 Juni 2026 Intip Patokan Faktor Penggerak menjadi sorotan investor emas di Tanah Air. Harga emas Antam untuk Kamis, 25 Juni 2026, belum bisa dipastikan saat ini. PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) baru akan merilis harga jual dan buyback resmi pada pukul 09.00 WIB di hari tersebut.
Namun, investor bisa menggunakan patokan harga kemarin, Rabu 24 Juni 2026, serta memahami faktor-faktor penggerak utama untuk memprediksi arah pergerakan. Kondisi ekonomi global, pergerakan dolar Amerika Serikat, dan kebijakan moneter bank sentral AS (The Fed) akan menjadi penentu utama.
Ketidakpastian geopolitik juga selalu menjadi pemicu kenaikan harga emas sebagai aset safe haven. Harga Emas Antam 24 Juni 2026 sebagai Patokan Sebagai referensi, harga emas Antam yang dirilis pada Rabu, 24 Juni 2026 pukul 09.00 WIB, menunjukkan penurunan.
Baca juga:
Harga jual emas batangan 1 gram mengalami koreksi, begitu pula dengan harga buyback. Ini penting untuk dicatat, sebab pergerakan hari sebelumnya seringkali memberi gambaran awal.
Ukuran Harga Jual (Rp) Perubahan (%) 1 gram 2.661.638 -0.67% 0.5 gram 1.380.944 10 gram 26.110.113 100 gram 260.361.280
Sementara itu, harga buyback (harga beli kembali) emas Antam 1 gram pada 24 Juni 2026 tercatat di angka Rp2.372.000. Harga ini turun signifikan Rp36.000 atau sekitar 1.50% dari hari sebelumnya.
Perlu diingat, selisih antara harga jual dan harga buyback ini dikenal sebagai spread, yang merupakan bagian dari keuntungan perusahaan. Penyebab Harga Emas Sulit Diprediksi Akurat Memprediksi harga emas Antam secara akurat untuk besok adalah hal yang tidak mungkin.
Alasannya, harga emas Antam sangat bergantung pada tiga faktor fundamental yang dinamis. Pertama, pergerakan harga emas dunia (XAUUSD) di pasar global, yang berfluktuasi nyaris setiap detik. Ini dipengaruhi sentimen pasar, data ekonomi AS seperti inflasi dan kebijakan suku bunga The Fed, serta gejolak geopolitik.
Kedua, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD/IDR). Jika dolar menguat terhadap rupiah, harga emas Antam cenderung naik, meskipun harga emas global stabil atau bahkan turun.
Sebaliknya, penguatan rupiah bisa menekan harga emas domestik. Ketiga, kebijakan internal Antam sendiri, yang secara rutin memperbarui harga jual dan buyback setiap hari kerja pukul 09.00 WIB, dan tidak ada transaksi di akhir pekan atau hari libur nasional.
Oleh karena itu, angka pasti harga 25 Juni 2026 baru akan tersedia pada jam yang ditentukan. Faktor Penggerak Harga Emas Antam ke Depan Investor perlu mencermati beberapa faktor yang kemungkinan besar akan memengaruhi pergerakan harga emas Antam dalam beberapa hari ke depan.
Salah satunya adalah rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dari Amerika Serikat di akhir bulan. Jika data PCE tinggi, Bank Sentral AS (The Fed) kemungkinan akan menunda pemotongan suku bunga.
Penundaan ini biasanya berdampak negatif pada harga emas, karena emas tidak menawarkan imbal hasil bunga. Geopolitik juga masih menjadi kartu liar. Konflik atau ketegangan global selalu membuat emas menjadi primadona sebagai aset lindung nilai.
“Emas selalu menjadi pilihan utama saat ketidakpastian global meningkat. Ini statusnya sebagai safe haven,” ujar analis pasar komoditas dari Capital Futures, Indah Kirana, dikutip Selasa (24/6).
Selain itu, permintaan fisik emas di pasar domestik, tren harga emas dunia yang saat ini masih dalam fase konsolidasi, serta fluktuasi kurs rupiah juga krusial.
Rupiah yang melemah ke kisaran Rp16.500 per dolar AS, misalnya, bisa mendorong kenaikan harga emas Antam sekitar Rp20-30 ribu per gram. 1 Bln -5.28% 1 Mgg -2.85% 1 Thn +37.42%
Tren Harga dan Pajak Emas Antam Melihat tren satu bulan terakhir, harga emas Antam mengalami penurunan sekitar 5.28%, setara dengan koreksi Rp148.370 per gram.
Dalam seminggu terakhir, penurunannya mencapai 2.85% atau sekitar Rp78.195 per gram. Ini menunjukkan adanya tekanan jual dalam jangka pendek. Namun, dalam rentang waktu satu tahun, emas Antam justru melonjak 37.42%, dengan kenaikan Rp724.808 per gram.
“Tren jangka panjang emas tetap positif. Koreksi saat ini wajar setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di Mei 2026,” kata Indah. Bagi investor yang ingin membeli atau menjual emas Antam, penting juga untuk memahami aspek perpajakan.
Pembelian emas Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), PPh-nya adalah 0.45%. Tanpa NPWP, tarifnya dua kali lipat, yakni 0.9%.
Saat melakukan buyback atau menjual kembali emas Antam dengan nilai di atas Rp10 juta, akan ada potongan PPh Pasal 22 lagi. Pemilik NPWP dikenakan 1.5%, sedangkan yang tidak memiliki NPWP dikenakan 3%.
Pajak ini akan dipotong langsung saat transaksi berlangsung, mengurangi jumlah dana yang diterima. Tips Memantau Harga dan Investasi Emas Untuk mendapatkan informasi harga emas Antam 25 Juni 2026 secara akurat, investor disarankan untuk memantau situs resmi logammulia.com.
Antam juga menyediakan aplikasi EmasKu yang bisa memberikan notifikasi harga setiap pagi. Alternatif lainnya adalah mengunjungi langsung butik Antam di berbagai kota, seperti Pulogadung atau Graha Dipta, untuk melihat papan harga terbaru.
Meski harga bisa sedikit berbeda antarbutik karena faktor stok dan biaya pengiriman, patokan utama tetap pada situs resmi Antam. Emas masih dianggap layak sebagai instrumen investasi jangka panjang, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Jangan melihat emas sebagai aset trading harian. Emas cocok untuk tujuan investasi 3-5 tahun ke depan,” tegas Indah. Kesimpulan Harga emas Antam pada 25 Juni 2026 belum dapat dipublikasikan secara pasti.
Patokan terdekat adalah harga 24 Juni 2026, yakni Rp2.661.638 per gram. Pergerakannya besok akan sangat dipengaruhi oleh data ekonomi AS, nilai tukar dolar, dan sentimen pasar global.
Setelah Antam merilis harga resmi pukul 09.00 WIB, informasi lengkap akan segera tersedia. Dengan memantau faktor-faktor penggerak dan memahami tren harga, investor dapat membuat keputusan yang tepat dalam investasi emas Antam.











