1 Juli 2026

Verizon dan BT Gabung Usaha Patungan untuk Konektivitas Global

Penulis

Igone Shayleigh Igone

Verizon dan BT Gabung Usaha Patungan untuk Konektivitas Global
Verizon dan BT Gabung Usaha Patungan untuk Konektivitas Global

Hesti.id – 01 Juli 2026 | Verizon dan BT menggabungkan unit global menjadi usaha patungan yang strategis, mengalihkan fokus kedua perusahaan untuk meningkatkan konektivitas multinasional. Dalam kesepakatan ini, Verizon akan memberikan pembayaran pemerataan sebesar $625 juta kepada BT. Usaha patungan ini bertujuan untuk melayani lebih dari 3.000 pelanggan di 180 negara dengan pendapatan tahunan yang diperkirakan mencapai $4 miliar.

BT Group yang berbasis di Inggris dan Verizon Communications dari Amerika Serikat berkolaborasi untuk menciptakan platform konektivitas yang lebih kuat dan aman. Dengan langkah ini, kedua raksasa telekomunikasi ini berharap dapat memenuhi kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks terkait kepatuhan dan kedaulatan data lokal. Usaha patungan ini juga menjanjikan konektivitas yang dirancang untuk memenuhi standar operasional dan peraturan yang ketat.

Martijn Blanken, yang sebelumnya menjabat sebagai CEO di Neo Space Group dan Exa Infrastructure, akan memimpin usaha patungan ini. Clive Selley, yang baru saja diangkat sebagai CEO BT International, akan terus memimpin divisi tersebut, sementara struktur kepemimpinan di Verizon tetap tidak berubah.

CEO BT Group, Allison Kirkby, menekankan, “Pelanggan akan mendapat manfaat dari platform konektivitas baru yang aman dan tangguh, yang dirancang untuk era kecerdasan buatan dan kebutuhan kedaulatan data. Ini adalah langkah besar bagi BT International dan strategi kami yang lebih luas untuk fokus pada pasar domestik Inggris.”

Dan Schulman, CEO Verizon, menambahkan bahwa pelanggan internasional mereka memerlukan solusi yang aman dan fleksibel, yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan yang beragam di berbagai negara dan lingkungan cloud. “Usaha patungan ini adalah jawaban untuk tantangan tersebut, menciptakan platform yang siap AI dan aman, yang akan dikelola oleh satu tim global yang berkomitmen,” ungkapnya.

Reaksi pasar juga menunjukkan dampak dari pengumuman ini. Saham Verizon mengalami penurunan sebesar 5,2 persen pada hari sebelumnya, meskipun ada sedikit pemulihan setelah jam perdagangan. Sebaliknya, harga saham BT mengalami kenaikan sebesar 0,6 persen. Hal ini menunjukkan bahwa para investor mungkin melihat potensi positif dari kolaborasi ini di masa depan.

Dengan menggabungkan unit internasional mereka, Verizon dan BT tidak hanya mengoptimalkan sumber daya, tetapi juga berupaya memperkuat posisi mereka di pasar global. Keduanya berharap bahwa usaha patungan ini akan menciptakan peluang baru bagi karyawan dan memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham. Seiring dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya kebutuhan akan konektivitas yang lebih baik, langkah ini diharapkan dapat menjawab tantangan tersebut secara efektif.

Dalam menghadapi dinamika industri telekomunikasi yang terus berubah, Verizon dan BT menggabungkan unit global menjadi usaha patungan yang mencerminkan komitmen mereka untuk memberikan layanan yang lebih baik dan lebih aman bagi pelanggan di seluruh dunia. Jika berhasil, usaha ini dapat menjadi model bagi kolaborasi serupa di industri lain, menunjukkan bahwa kemitraan strategis dapat membawa manfaat yang signifikan.

Related Post

Tinggalkan komentar