Hesti.id – 06 Juli 2026 | Dalam pertandingan yang berlangsung di Vancouver, Swiss berhasil mengalahkan Aljazair dengan skor 2-0, melangkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Aïssa Mandi, yang menjadi salah satu pemain kunci di lini belakang Aljazair, tidak dapat menghentikan serangan tajam dari tim Swiss yang dipimpin oleh Johan Manzambi dan Breel Embolo.
Swiss memulai pertandingan dengan baik, mencetak gol pertama hanya dalam waktu 10 menit. Breel Embolo berhasil menjebol gawang lawan setelah menerima umpan cemerlang dari Manzambi, yang memperlihatkan keterampilan luar biasa dalam melewati Aïssa Mandi dan memberikan assist yang sempurna. Pertandingan ini menandai kemenangan pertama Swiss di babak knockout sejak 1938, sebuah pencapaian yang sangat ditunggu-tunggu.
Setelah gol pertama, Swiss tidak mengendurkan tekanan mereka. Hanya 46 detik setelah babak kedua dimulai, Dan Ndoye menggandakan keunggulan dengan menyelesaikan serangan dari dalam kotak penalti. Aljazair, yang berharap untuk meraih kemenangan knockout pertama mereka di Piala Dunia, berjuang keras namun gagal menciptakan peluang berarti, kecuali satu tembakan lemah dari Fares Chaibi yang dengan mudah ditangkap oleh kiper Swiss, Gregor Kobel.
Baca juga:
Aïssa Mandi dan rekan-rekannya tampak kehilangan arah setelah gol kedua Swiss. Mandi, yang diharapkan bisa menjadi benteng pertahanan, harus berjuang melawan kecepatan dan kreativitas Manzambi. Dalam momen yang cukup mengejutkan, Fabian Rieder dari Swiss hampir menambah gol ketiga, namun ia malah melewatkan peluang emas di depan gawang yang kosong. Meski momen itu membuat pendukung Swiss terkejut, hasil akhir tetap berpihak pada tim mereka.
Dengan kemenangan ini, Swiss melanjutkan perjalanan mereka di Piala Dunia, menjadwalkan pertemuan dengan pemenang antara Kolombia dan Ghana di babak 16 besar. Tim Swiss kini memiliki momentum positif dan kepercayaan diri tinggi usai pencapaian yang luar biasa ini.
Aïssa Mandi dan Aljazair harus kembali merenungkan performa mereka di turnamen ini, di mana harapan untuk melangkah lebih jauh harus terhenti. Mandi, sebagai salah satu pemain berpengalaman, diharapkan bisa mengambil pelajaran dari kekalahan ini dan memimpin tim dalam kompetisi mendatang.
Pengamat sepak bola kini mulai memuji Johan Manzambi sebagai bintang baru yang bersinar di Piala Dunia 2026, sementara Aïssa Mandi dan tim Aljazair dihadapkan pada tugas berat untuk memperbaiki diri di masa depan. Pertandingan ini juga menjadi pengingat bahwa di Piala Dunia, setiap momen bisa sangat berarti dan bisa mengubah nasib sebuah tim dalam sekejap.











