Hesti.id – 20 Juni 2026 | Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan. Mereka adalah Jimi Pratama (30), Merry Anggaria (28), dan putri mereka AB (6) yang tewas dalam kecelakaan maut usai ditabrak truk di Ogan Ilir, Selasa (16/6/2026). Menurut kerabatnya, pasangan suami istri tersebut dikenal harmonis, pekerja keras, dan selalu berjuang bersama mencari nafkah demi membahagiakan anak semata wayang mereka.
Jimi dan Merry merupakan pasangan muda yang senantiasa bahu-membahu mencari nafkah. Jimi sebagai kepala keluarga, dikenal sebagai pekerja keras. Terakhir, Jimi bekerja sebagai kurir paket. Sementara istrinya Merry bekerja melayani jasa titip (jastip) barang. Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan menjadi duka mendalam bagi keluarga dan kerabatnya.
Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan. Mereka dikenal harmonis dan senantiasa mendukung satu sama lain. Keluarga dan kerabat mengaku sangat terpukul atas kejadian itu serta mengenang Jimi dan Merry sebagai sosok baik yang dicintai banyak orang. Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan akan selalu diingat sebagai pasangan suami istri yang harmonis dan pekerja keras.
Baca juga:
Di tempat lain, kecelakaan maut juga menimpa satu keluarga di Simalungun, Sumatera Utara. Seorang ibu rumah tangga tewas dan suaminya kritis setelah tersambar petir saat berteduh dari hujan deras di Nagori Bandar Betsy I, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Selasa (16/6/2026) malam. Korban meninggal dunia bernama Lirahayu Siregar (30), sedangkan suaminya, Suratman Damanik (49) masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Laras Simalungun.
Kecelakaan maut yang menimpa Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan serta keluarga di Simalungun menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan akan selalu diingat sebagai keluarga yang harmonis dan pekerja keras.
Kesimpulan, kecelakaan maut yang menimpa Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan serta keluarga di Simalungun menjadi peringatan bagi kita semua untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sosok satu keluarga tewas kecelakaan maut di Ogan Ilir, pasutri dan anak 6 tahun, dimakamkan akan selalu diingat sebagai keluarga yang harmonis dan pekerja keras.











