18/06/2026

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh: Membangkitkan Kembali Warisan Kopi Aceh

Penulis

Igone Shayleigh Igone

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh: Membangkitkan Kembali Warisan Kopi Aceh
Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh: Membangkitkan Kembali Warisan Kopi Aceh

Hesti.id – 18 Juni 2026 | Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh menjadi harapan baru bagi masyarakat setempat. Melalui program Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan (PBK), Universitas Teuku Umar (UTU) bekerja sama dengan Akademi Komunitas Negeri (AKN) Aceh Barat dan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Barat untuk menghidupkan kembali potensi kopi di daerah tersebut.

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh dengan menemukan varietas kopi Liberika yang tumbuh di daerah Peunaga Cut Ujong dan Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Aceh Barat. Penemuan ini menjadi penting karena kopi Liberika memiliki karakter rasa unik dan berbeda, sehingga memiliki potensi besar untuk memasuki pasar internasional.

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh juga menemukan bahwa masyarakat setempat telah mempraktikkan sistem tumpang sari yang cerdas, dengan menanam kopi di antara pohon karet tua. Pola ini membuktikan bahwa masyarakat masa lalu telah memahami pentingnya mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

Dedy Darmansyah, S.P., M.Si., salah satu peneliti UTU, menyatakan bahwa penelitian ini bertujuan untuk menghidupkan kembali potensi kopi di Aceh Barat. Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh dengan mengembangkan mesin sangrai (roasting) berkapasitas besar yang dapat dioperasikan menggunakan motor listrik atau manual. Mesin ini dapat mengolah 80 hingga 100 kilogram kopi per proses.

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh juga bekerja sama dengan pelaku usaha kopi lokal untuk meningkatkan kualitas produksi kopi. Mereka mengembangkan varian baru kopi robusta fermentasi yang memiliki cita rasa lebih konsisten dan bernilai jual tinggi.

Program ini juga berfokus pada strategi pemasaran yang efektif. Kopi-kopi dari Apon Kupi Aceh dan UD Bubuk Kopi H. Amrin akan dipasarkan dengan desain kemasan yang mengangkat motif khas daerah dan narasi sejarah perjuangan Teuku Umar. Strategi ini diambil untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan kopi Aceh.

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh menjadi contoh nyata bahwa penelitian dan pengembangan dapat berdampak positif pada masyarakat. Program ini tidak hanya meningkatkan kualitas produksi kopi, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan warisan kopi Aceh.

Peneliti UTU Hidupkan Asa Kopi Liberika di Pesisir Barat Aceh membuktikan bahwa dengan kerja sama dan dedikasi, kita dapat menghidupkan kembali potensi kopi di daerah tersebut. Program ini menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus melestarikan warisan kopi Aceh dan meningkatkan kualitas produksi kopi.

Related Post

Tinggalkan komentar