18/06/2026

Pemprov NTB Siapkan Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah Pasca Kenaikan BBM

Penulis

Aloisa Aloisa

Pemprov NTB Siapkan Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah Pasca Kenaikan BBM
Pemprov NTB Siapkan Operasi Pasar dan Gerakan Pangan Murah Pasca Kenaikan BBM

Hesti.id – 17 Juni 2026 | Pasca kenaikan BBM, Pemprov NTB siapkan operasi pasar dan gerakan pangan murah untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di pasar. Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB, Lalu Wiranata, harga-harga sampai sekarang masih normal, meskipun terdapat kenaikan pada sejumlah komoditas.

Disperindag NTB terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengantisipasi dampak kenaikan BBM terhadap harga kebutuhan masyarakat. Pemerintah daerah tetap mewaspadai potensi kenaikan harga yang biasanya dipicu oleh meningkatnya biaya distribusi dan tingginya permintaan masyarakat.

Sebagai langkah antisipasi, Disperindag NTB terus menyiapkan berbagai program stabilisasi harga, termasuk operasi pasar bersama sejumlah mitra strategis seperti Bulog, Bank Indonesia, serta pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) kerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi NTB.

Pasca kenaikan BBM Pemprov NTB siapkan operasi pasar dan gerakan pangan murah, dengan tujuan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan. Disperindag NTB juga memperkuat pengawasan terhadap distribusi barang untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga secara tidak wajar.

Pemprov NTB optimistis dampak kenaikan BBM non-subsidi terhadap harga kebutuhan pokok dapat diminimalkan dan tidak mengganggu daya beli masyarakat dalam waktu dekat. Pasca kenaikan BBM Pemprov NTB siapkan operasi pasar dan gerakan pangan murah, serta terus melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Disperindag NTB bersama stakeholder tengah menyiapkan langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keterjangkauan harga apabila terjadi gejolak pasar. Pasca kenaikan BBM Pemprov NTB siapkan operasi pasar dan gerakan pangan murah, dengan harapan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi dampak kenaikan BBM.

Stok cabai mulai menipis, namun stok komoditas pangan lainnya seperti beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Pemprov NTB terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan.

Kesimpulan dari pasca kenaikan BBM Pemprov NTB siapkan operasi pasar dan gerakan pangan murah adalah bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan ketersediaan pangan, serta terus melakukan pemantauan dan pengawasan untuk mencegah praktik penimbunan yang dapat memicu kelangkaan dan kenaikan harga secara tidak wajar.

Related Post

Tinggalkan komentar