18/06/2026

Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, Menjadi Tahun Baru Islam yang Dinantikan

Penulis

Kim Cuc Krissa Kim Cuc

Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, Menjadi Tahun Baru Islam yang Dinantikan
Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, Menjadi Tahun Baru Islam yang Dinantikan

Hesti.id – 18 Juni 2026 | Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah menetapkan awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Keputusan ini diambil setelah PBNU melakukan rukyatul hilal pada Senin, 15 Juni 2026, di berbagai titik di Indonesia, namun tidak berhasil melihat hilal. Oleh karena itu, bulan Dzulhijjah digenapkan menjadi 30 hari.

Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, ini berbeda dengan penetapan pemerintah yang menetapkan 1 Muharram 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026. Perbedaan ini terjadi karena perbedaan metode penentuan awal bulan kamariah, yakni antara rukyatul hilal dan hisab.

Menurut Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, pemerintah menetapkan 1 Muharram 1448 H berdasarkan kriteria imkanur rukyat MABIMS, yang mensyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat. Sementara itu, PBNU menetapkan awal Muharram berdasarkan hasil rukyatul hilal.

Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbarui diri dan meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai keagamaan. Dalam menyambut Tahun Baru Islam, umat Islam diharapkan dapat meningkatkan amal ibadah dan mempereratkan hubungan dengan Allah SWT.

Di Surabaya, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya mengikuti keputusan PBNU dan menetapkan awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. PCNU Surabaya juga mengadakan kegiatan untuk menyambut Tahun Baru Islam, seperti doa bersama, pengajian, dan istighosah.

Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, ini menjadi momen penting bagi umat Islam di Indonesia. Dengan memahami perbedaan metode penentuan awal bulan kamariah, umat Islam dapat lebih memahami dan menghargai keputusan yang diambil oleh PBNU dan pemerintah.

Kesimpulan dari penetapan awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H oleh PBNU dan pemerintah adalah bahwa umat Islam di Indonesia harus memahami dan menghargai perbedaan metode penentuan awal bulan kamariah. Bukan hari ini, PBNU tetapkan 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 17 Juni 2026, ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbarui diri dan meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai keagamaan.

Related Post

Tinggalkan komentar