Hesti.id – 18 Juni 2026 | Ketua Baitul Mal Banda Aceh Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat menjadi peringatan penting bagi para pelaku usaha. Dr. Yusuf Al-Qardhawy, MH, menekankan bahwa membayar zakat melalui lembaga resmi negara seperti Baitul Mal merupakan salah satu kunci keberkahan dan keberlangsungan usaha. Dalam sebuah seminar nasional yang diselenggarakan Ikatan Mahasiswa Muslim Interpreneur Indonesia (IMMI) UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr. Yusuf menjelaskan bahwa sejarah Islam membuktikan banyak sahabat Nabi Muhammad SAW yang sukses menjadi pengusaha besar karena konsisten menunaikan zakat dan infak melalui lembaga resmi.
Ketua Baitul Mal Banda Aceh Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat juga menyoroti dua kesalahan besar yang sering dilakukan oleh para pengusaha dalam menunaikan zakat. Pertama, melakukan naqal zakat, yakni menyalurkan zakat ke luar daerah tempat harta atau penghasilan tersebut diperoleh. Kedua, menyalurkan zakat kepada pihak yang tidak memiliki legal standing atau kewenangan sebagai amil zakat. Dr. Yusuf menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan oleh lembaga yang memiliki legitimasi hukum dan sistem pengelolaan yang akuntabel.
Membayar zakat melalui lembaga resmi negara seperti Baitul Mal memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pelaku usaha. Selain memastikan kewajiban agama terlaksana dengan baik, mekanisme tersebut juga menjamin transparansi dan profesionalitas dalam pendistribusian dana zakat kepada para penerima manfaat. Ketua Baitul Mal Banda Aceh Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat menekankan bahwa filosofi pengelolaan zakat melalui lembaga resmi telah menjadi bagian dari tradisi Islam sejak masa awal dan mendapatkan pengakuan dari empat mazhab besar dalam sejarah Islam.
Baca juga:
Ketua Baitul Mal Banda Aceh juga mengingatkan bahwa kewajiban membayar zakat melalui Baitul Mal telah diatur dalam regulasi yang berlaku di Aceh. Sesuai hukum positif yang berlaku di Aceh, setiap orang maupun badan usaha yang berada dan beroperasi di Aceh wajib menunaikan zakat melalui Baitul Mal. Dr. Yusuf berharap generasi muda, khususnya mahasiswa yang memiliki minat di bidang kewirausahaan, dapat memahami bahwa kesuksesan usaha tidak hanya ditentukan oleh strategi bisnis dan kemampuan manajerial, tetapi juga oleh kepatuhan terhadap nilai-nilai syariat, termasuk menunaikan zakat secara benar.
Kesimpulan dari Ketua Baitul Mal Banda Aceh Banyak Pengusaha Bangkrut Karena Abai Zakat adalah bahwa membayar zakat melalui lembaga resmi negara seperti Baitul Mal tidak hanya memenuhi kewajiban agama, tetapi juga memberikan keberkahan dan keberlangsungan usaha. Dengan memahami dan melaksanakan zakat secara benar, para pelaku usaha dapat meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sosial dan kontribusi mereka terhadap kemakmuran masyarakat.











