Hesti.id – 29 Juni 2026 | Tahun ini menjadi momen yang penuh kejutan bagi industri film, terutama dengan munculnya sejumlah film besar yang diprediksi bakal meraih kesuksesan namun justru meleset dari harapan. Salah satu film yang paling dinanti adalah Supergirl, yang seharusnya menjadi penutup bulan Juni dengan catatan luar biasa. Namun, 3 Alasan Kenapa Film Supergirl Melempem di Box Office Minggu Pertamanya menunjukkan realita yang berbeda.
Pertama, mari kita lihat faktor utama yang memengaruhi performa film ini. Review yang diterima oleh Supergirl terbilang campur aduk. Berbeda dengan kesuksesan film Superman sebelumnya yang dibantu oleh ulasan positif, Supergirl harus menerima skor kritikus yang rendah di Rotten Tomatoes, yakni hanya 57%. Ini adalah rekor terendah untuk DC Universe. Meskipun penonton memberikan skor lebih baik di angka 76%, CinemaScore-nya tetap B-, yang merupakan salah satu skor terburuk untuk film DC setelah Joker: Folie à Deux. Hal ini membuat banyak penonton memilih untuk menunggu perilisan film di platform streaming daripada harus membayar tiket bioskop.
Kedua, tanggal rilis yang kurang tepat menjadi faktor lain yang menghambat kesuksesan Supergirl. Warner Bros memilih akhir Juni sebagai waktu perilisan, yang tampaknya cerah di atas kertas. Namun, persaingan ketat dengan film blockbuster seperti Toy Story 5 dan Minions justru membuat Supergirl terjepit. Film-film tersebut sudah memiliki basis penggemar yang besar dan berpotensi meraih pendapatan lebih dari $1 miliar. Jika Supergirl dirilis di bulan yang lebih sepi, mungkin ceritanya akan berbeda, dengan lebih banyak penonton yang tertarik untuk menonton karena kurangnya kompetisi.
Baca juga:
Ketiga, ada pertanyaan besar yang mulai muncul: apakah era film superhero sudah berakhir? Di awal 2010-an, film superhero seperti Supergirl menjadi mesin uang yang tak terhentikan. Namun, saat ini, kita melihat tanda-tanda bahwa tren tersebut mulai bergeser. Bahkan Marvel mengalami kesulitan pada tahun 2025 lalu. Adaptasi komik kini tidak lagi menjamin kesuksesan di box office, bahkan jika filmnya berkualitas bagus. Meskipun karakter Supergirl memiliki sejarah panjang dan penggemar yang setia, popularitasnya tidak sebanding dengan Superman atau Batman, dan ini tercermin dalam angka box office yang didapat.
Secara keseluruhan, 3 Alasan Kenapa Film Supergirl Melempem di Box Office Minggu Pertamanya menunjukkan bahwa film ini menghadapi banyak tantangan. Dari review yang beragam, tanggal rilis yang tidak menguntungkan, hingga perubahan dalam pola konsumsi film superhero, semua faktor ini berkontribusi pada kinerja yang kurang memuaskan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi pihak DC untuk lebih strategis dalam merencanakan rilis film-film mereka di masa depan.











